Jambi, suarapembaruan.news – Sedikitnya 17,2 juta unit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia berhasil menembus pemasaran digital (on-boarding) setelah Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dilaksanakan tiga tahun terakhir. Jumlah UMKM yang berhasil merambah pemasaran digital tersebut mencapai 57,33 % dari target ekosistem digital UMKM sekitar 30 juta unit tahun 2023.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) selaku Ketua Gernas BBI 2022, Luhut Binsar Pandjaitan pada peresmian Gernas BBI 2022 di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Kota Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (19/1/2022). Turut hadir pada kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) yang juga menjabat Campaign Manager Gernas BBI, Budi Karya Sumadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanhan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil.
Kemudian Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Abdullah Azwar Anas dan Gubernur Jambi Al Haris. Seusai peresmian Gernas BBI tersebut dilaksanakan juga pelepasan secara simbolis ekspor kopi Arabica Kabupaten Kerinci ke Korea Selatan melalui Pelabuhan Talang Duku, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi.
Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, keberhasilan 17,2 juta unit UMKM menembus pasar digital selama tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa peningkatan UMKM sebagai penopang perekonomian daerah dan nasional bisa dicapai jika semua bekerja kompak.
“Kita ingin UMKM kita makin maju. Untuk itu mari kita terus dorong UMKM lokal semakin baik. Kemajuan UMKM dapat menciptakan banyak lapangan kerja, mengurangi ketergantungan barang impor dan meningkatkan perekonomian masayarakat menengah ke bawah,"katanya.
Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, untuk memajukan UMKM di Indonesia, semua pihak harus terus mendorong program Gernas BBI. Ungtuk itu, Luhut Binsar Panjaitan sudah meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggandeng UMKM agar bisa bersaing. Melalui bantuan LKPP, setidaknya ekonomi daerah dan UMKM dapat berjalan terutama untuk pengadaan barang lokal.
“LKPP sangat penting mendukung Gernas BBI. Jadi peran LKPP perlu terus ditingkatkan mendukung Gernas BBI demi memajukan ekonomi rakyat. Pemerintah terus mengkolaborasikan LKPP dengan UMKM karena UMKM merupakan tulang punggung perekonomian kita sebenarnya,”katanya.
Dikatakan, kerja sama Gernas BBI dengan LKPP memainkan peran penting membangun katalog lokal, termasuk di Jambi. Produk batik dan tenun Jambi misalnya memiliki potensi ekonomi yang besar dan belum banyak diketahui orang. Karena itu peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional sangat diharapkan mampu mempromosikan dan memasarkan produk batik dan tenun Jambi.
Luhut Binsar Panjaitan mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang telah berkolaborasi dengan LKPP mengadakan e-katalog produk-produk UMKM lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Upaya tersebut diharapkan semakin memberdayakan para pelaku UMKM di Kota Jambi.
Kendaraan Listrik
Sementara itu, Menhub, Budi Karya Sumadipada kesmepatan tersbeut mengatakan, Gernas BBI 2022 dikolaborasikan dengan kampanye kendaraan listrik ramah lingkungan agar penggunaannya semakin masif.
"Ini kedua kalinya kami ditunjuk sebagai Campaign Manager Gernas BBI. Tahun ini kami semakin kompak dalam upaya bersama mempromosikan produk-produk UMKM buatan dalam negeri yang dikolaborasikan dengan gerakan penggunaan kendaraan listrik,"katanya.
Menurut Budi Karya Sumadi, para pelaku UMKM di Indonesia perlu terus didorong agar produknya semakin kreatif, semakin diminati dan dicintai masyarakat. Karena itu kampanye produk UMKM perlu terus digencarkan.
"UMKM menjadi bagian yang sangat penting dalam kemajuan ekonomi Indonesia. Hari ini ada sekitar 1.100 unity UMKM yang hadir di Jambi. Kita harapkan banyak transaksi dan banyak kreasi UMKM yang bisa dikembangkan,"katanya.
Dikatakan, sebagai bentuk dukungan memajukan UMKM, Kemenhub telah berkoordinasi dengan semua operator prasarana dan sarana transportasi baik di bandara, terminal, pelabuhan, stasiun, dan fasilitas lainnya untuk turut mengkampanyekan Gernas BBI ini.
Kampanye tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian space (tempat) minimal 30 % dari total yang ada untuk UMKM. Selain itu, Kemenhub juga mewajibkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal dalam proyek infrastruktur transportasi yang lokasinya tersebar di seluruh Indonesia.
Menurut Budi Karya Sumadi, pihaknya juga tetap komitmen menggalakkan penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan dalam upaya bersama mengurangi dan mengendalikan efek gas rumah kaca yang tengah menjadi isu global. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Kemenhub menggelar side-event Gernas BBI, yaitu Touring Kendaraan Listrik Jakarta-Jambi. Side-event ini berlangsung selama dua hari dengan titik pemberhentian di Lampung dan Palembang.
"Ini juga dilakukan dalam rangka mendorong industri otomotif nasional untuk berkreasi dan mengambil peluang memproduksi kendaraan listrik dalam negeri,"katanya.
Budi Karya Sumadi menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak telah mendukung Gernas BBI 2022 di Jambi, baik itu pihak Bank Indonesia, Angkasa Pura II, Pemprov Jambi, Pemprov Lampung, Pemprov Palembang, PLN, jajaran Kemenhub dan unsur terkait lainnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris pada kesempatan tersebut mengatakan, dipilihnya Kota Jambi sebagai lokasi Gernas BBI 2022 memiliki peran penting membangkitkan UMKM di daerah tersebut.
"Gernas BBI di Jambi ini kami harapkan dapat menggeliatkan UMKM di Provinsi Jambi dan sekitarnya, serta menghasilkan produk-produk yang semakin kreatif,"katanya.
Dijelaskan, Gernas BBI di Provinsi Jambi digelar selama Januari - Maret 2022. Jumlah UMKM yang terdaftar mengikuti Gernas BBI di Jambi tersebut mencapai 1.100 unit dan 50 % di antaranya berasal dari Jambi.
“Gernas BBI ini kami harapkan bisa mengangkat 100 unit UMKM masuk on-boarding (pasar digital) melalui pelatihan yang diselenggarakan.
Kemudian transaksi perdagangan produk UMKM selama Gernas BBI ini juga diharapkan bisa mencapai Rp 6 miliar,”ujarnya. (SPnews/Radesman Saragih)