Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berlambang Ka'bah tengah mencari sosok pemimpin yang mampu membawa angin perubahan sekaligus menjaga muruah (harga diri) integritas partai. Target untuk mengembalikan kader-kadernya ke kursi DPR RI menjadi energi utama dalam pemilihan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Muktamar ke-X partai yang akan digelar pada 27-29 September 2025 mendatang.
Salah satu nama yang mencuat sebagai calon ketua umum adalah Agus Suparmanto, mantan Menteri Perdagangan di kabinet Presiden Joko Widodo. Nama ini didukung penuh oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus tokoh kunci PPP, Taj Yasin Maimoen.
“Ada salah satu kandidat yang saya dukung ialah Mas Agus,” tegas Taj Yasin, yang akrab disapa Gus Yasin, dalam keterangan persnya pada Minggu (21/09/2025).
Dukungan ini disampaikan dengan harapan agar Muktamar kali ini menjadi momentum pembaruan bagi masa depan PPP. Gus Yasin menekankan bahwa kepemimpinan baru PPP harus mampu memperjuangkan hak-hak rakyat dan mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam setiap kebijakan. Ia juga menyoroti pentingnya transformasi internal partai agar bisa kembali signifikan di panggung politik nasional.
Sebagai putra dari almarhum KH. Maimun Zubair, ulama kharismatik NU, Gus Yasin juga menekankan pentingnya menjaga proses pemilihan ketua umum dari praktik-praktik transaksional yang dapat merusak integritas partai.
Lantas, siapakah Agus Suparmanto? Pria kelahiran 23 Desember 1965 ini memang bukan nama baru. Ia pernah menduduki kursi Menteri Perdagangan pada periode kedua pemerintahan Jokowi, meski hanya bertahan sekitar satu tahun sebelum digantikan oleh Muhammad Lutfi. Selain di dunia politik, Agus juga aktif di dunia olahraga, pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) periode 2018-2022.
Di sektor bisnis, ia tercatat sebagai Direktur Utama PT Galangan Manggar Biliton (GMB), perusahaan yang pada 2016 lalu pernah menggarap proyek pembangunan dok kapal di Manggar, Belitung Timur, bekerja sama dengan anak usaha PT Timah Tbk.
Langkah Agus Suparmanto untuk maju dalam bursa calon ketum telah dipersiapkan dengan matang. Ia bahkan telah mendeklarasikan diri lebih dulu. Di pentas Muktamar nanti, ia diprediksi akan bersaing ketat dengan Muhammad Mardiono, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP saat ini, yang disebut-sebut masih memiliki kans besar untuk melanjutkan kepemimpinan.
Selain itu, nama-nama lain seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Sandiaga Salahudin Uno, yang merupakan Ketua Badan Pemilihan Umum (Bappilu) PPP pada Pemilu 2024, juga sempat disebut-sebut berpotensi maju.
Gus Yasin membeberkan alasan di balik dukungannya. Menurutnya, kedekatan Agus Suparmanto dengan PPP, khususnya dengan para kyai, telah terjalin lama. Bahkan, almarhum KH. Maimun Zubair (Mbah Maimoen) sendiri pernah menawarkan Agus untuk bergabung dengan PPP sebelum wafat.
“Pak Agus sudah ditawari beberapa partai. Namun karena kedekatan dengan para kyai dan Mbah Maimoen, beliau lebih memilih di PPP. Dan saya lihat keseriusan pak Agus untuk kembali membawa PPP menempatkan wakil di DPR RI pada Pemilu 2029,” ungkapnya.
Meski demikian, Gus Yasin mengingatkan bahwa banyaknya dukungan dari daerah dan sejumlah tokoh bukan jaminan bagi Agus untuk meraih posisi puncak. Partai masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan bersama.
“Sama dengan pak Agus. Kendati ada yang menginginkan saya jadi ketua umum, tapi ada pasal di AD dan ART yang perlu adanya perubahan untuk kebaikan PPP,” imbuhnya.
Dengan penuh optimisme, Gus Yasin meyakini bahwa bila Agus Suparmanto terpilih dalam Muktamar X di Ancol, Jakarta nanti, PPP akan mampu melakukan "comeback" dan kembali menempatkan wakilnya di Senayan.