nasional

BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Autodebet untuk Permudah Peserta JKN Bayar Iuran

Senin, 15 September 2025 | 18:15 WIB

 

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - BPJS Kesehatan terus memperluas kemudahan pembayaran iuran bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) khususnya dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Mengingat risiko sakit yang datang tanpa diduga, peserta diharapkan menjaga kepesertaan JKN tetap aktif. Saat ini, lebih dari satu juta kanal pembayaran tersedia di seluruh Indonesia untuk mendukung hal tersebut.

Namun, peserta JKN di Kota Semarang dan Kabupaten Demak kini semakin dimudahkan dengan hadirnya layanan autodebet. Fitur ini memungkinkan iuran terpotong otomatis dari rekening setiap bulan tanpa harus mengingat tanggal jatuh tempo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, menegaskan bahwa autodebet bukan hanya memberi kenyamanan, tetapi juga menjaga keaktifan kepesertaan. “Peserta tidak perlu khawatir lupa membayar iuran. Dengan pembayaran otomatis, akses layanan kesehatan tetap terjamin,” ujarnya, Jumat (12/9).

Autodebet bisa diaktifkan lewat aplikasi Mobile JKN atau melalui sejumlah bank mitra seperti Mandiri, BRI, BNI, BCA, BTN, dan Bank Jateng. Sari mengingatkan peserta untuk rutin mengecek saldo rekening agar proses pemotongan berjalan lancar.

Dari pihak perbankan, PIC Autodebet Bank Mandiri Cabang Semarang Sisingamangaraja, Dian, menjelaskan bahwa kerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah berlangsung sejak 2016.

“Iuran JKN akan otomatis terdebet setiap tanggal lima. Peserta cukup membawa KTP, kartu JKN, serta buku tabungan atau ATM ke kantor cabang untuk mendaftar,” terangnya. Ia menambahkan, bila saldo tidak mencukupi, pemotongan akan dilakukan sekaligus pada bulan berikutnya.

Fitur ini terbukti membantu banyak peserta, termasuk Bambang Soesanto, seorang pengemudi taksi online. Sebelumnya, ia sering terlambat membayar iuran, padahal memiliki riwayat serangan jantung dan membutuhkan kepastian perlindungan kesehatan.

“Sekarang dengan autodebet, saya tidak perlu lagi repot mengingat jatuh tempo. Lebih tenang karena kepesertaan tetap aktif,” katanya.

Menurut Bambang, proses pendaftaran pun sederhana dan cepat. Ia berharap semakin banyak peserta memanfaatkan autodebet untuk mencegah tunggakan dan denda layanan. “Setiap bulan iuran langsung terbayar, jadi tidak ada lagi rasa khawatir saat membutuhkan layanan kesehatan,” tutupnya.

Tags

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB