nasional

Tokoh Agama dan Masyarakat Jateng Serukan Persatuan dan Kedamaian

Senin, 1 September 2025 | 05:48 WIB

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Di tengah dinamika yang mewarnai kehidupan bangsa, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan elemen masyarakat Jawa Tengah menyuarakan seruan damai bagi Indonesia.

Seruan tersebut diwujudkan melalui acara “Istighotsah dan Doa Bersama, Dari Jateng untuk Indonesia” yang digelar di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Minggu malam (31/8/2025).

Acara ini diprakarsai oleh organisasi kepemudaan Jawa Tengah seperti GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah, serta melibatkan tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, FKUB, Forkopimda Jawa Tengah, hingga Gubernur Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin, dan Sekda Sumarno.

Rangkaian acara dimulai dengan khataman Al-Qur’an pada pukul 18.00–19.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan istighotsah dan doa lintas agama. Doa dibawakan bergantian oleh perwakilan Konghucu, Buddha, Hindu, Kristen, Katolik, dan Islam. Puncak kegiatan ditutup dengan deklarasi damai yang dibacakan bersama oleh organisasi kepemudaan Jawa Tengah.

Ketua MUI Jateng, Ahmad Darodji, menekankan pentingnya persatuan lintas agama demi menjaga kehidupan yang rukun dan tenteram. “Kita saling membutuhkan, saling mengisi, dan jangan sampai ada provokasi yang memicu tindakan anarkis. Hidup ini tak bisa dijalani sendiri, melainkan bersama-sama,” tegasnya.

Senada, Ketua FKUB Jateng, Imam Yahya, mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat kerukunan, terutama di masa demokratisasi saat ini. Ia juga mengimbau para tokoh agama memperbanyak doa agar bangsa tetap terjaga dalam persatuan.

“Kami atas nama FKUB Jawa Tengah mendukung penuh aparat pemerintah di seluruh daerah untuk selalu mewujudkan kedamaian bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menuturkan bahwa kegiatan ini digelar untuk menghadirkan kesejukan di tengah masyarakat, khususnya pasca berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini.

“Menjaga Jawa Tengah sama artinya dengan menjaga Indonesia. Dari Jawa Tengah kita pancarkan kedamaian untuk seluruh negeri, karena Jateng adalah pusat Jawa sekaligus pusat Indonesia,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemilihan Wisma Perdamaian sebagai lokasi acara juga sarat makna, yakni simbol tekad untuk selalu hidup damai. “Kekuatan Jawa Tengah ada pada kerukunan, kebersamaan, dan gotong royong. Itu menjadi nafas dalam membangun wilayah ini,” tandasnya.

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB