Medya mengatakan, untuk melakukan rehabilitasi menyeluruh pada Sungai Air Bengkulu dibutuhkan dana yang tidak sedikit, bahkan mencapai triliunan rupiah.
Baca Juga: Peduli Nasib Korban Kekerasan OCI, Dedi Mulyadi Kucurkan Rp300 Juta: Masa Lalu Tak Bisa Diulang
Meski tantangan besar masih ada, sinergi antara BWSS VII dan Pemkot Bengkulu menjadi harapan baru bagi warga Tanjung Agung dan sekitarnya agar terbebas dari momok banjir yang selama ini menghantui masyarakat.
Seperti diketahui sejumlah wilayah di Kota Bengkulu menjadi langganan banjir setiap datangm musim hujan, seperti Kelurahan Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Sukamerindu, Rawa Makmur dan sejumlah daerah lainnya.
Beberapa kelurahan ini berada di sepanjang bantara Sungai Air Bengkulu, sehingga jika hujan lebat berlangsung lama, maka air Sungai Bengkulu meluap dan menggenangi wilayah tersebut.
Baca Juga: Serapan Beras Bulog Bulan April Capai 1,3 Juta Ton
Sungai Bengkulu belakangan kondisi air sudah jelek dan keruh meski tidak turun hujan karena diduga sudah cermar limbah. Selain itu, Sungai Bengkulu sudah mengalami sidementasi sehingga terus mendangkal setiap tahun.
Diharapkan dengan adanya proyek pengendalian banjir dan pengerukan Sungai Bengkulu oleh BWSS VII Kementerian PUPR Bengkulu, beberapa kelurahan berada dibantaran Sungai Bengkulu tidak mengalami banjir lagi kedepan.