nasional

Pemkot Semarang Lantik 2.324 PPPK, Terbanyak se-Jateng dan DIY

Jumat, 25 April 2025 | 21:38 WIB

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN — Di tengah hujan yang mengguyur Halaman Balai Kota, Wali Kota Semarang, Agustina, secara resmi melantik 2.324 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 4 pejabat fungsional dokter ahli utama pada Jumat (25/4).

Dalam sambutannya, Agustina menyebut pelantikan di bawah hujan sebagai simbol perjuangan dan dedikasi para pegawai yang akhirnya berbuah manis. “Hari ini menjadi momen bersejarah. Hujan tak menyurutkan semangat panjenengan semua. Ini pertanda bahwa pengabdian panjenengan tidak sia-sia,” ujarnya.

Pelantikan ini merupakan hasil seleksi CASN tahap I formasi 2024, terdiri atas 48 tenaga pendidik, 32 tenaga kesehatan, dan 2.244 tenaga teknis. Selain itu, 4 pejabat fungsional terdiri dari tiga dokter ahli madya dan satu dokter gigi ahli madya juga diangkat menjadi pejabat fungsional ahli utama.

Agustina mengingatkan bahwa pelantikan ini merupakan awal dari tanggung jawab besar sebagai aparatur negara. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terus berinovasi, dan siap mengabdi sepenuhnya untuk masyarakat.

“Menjadi ASN artinya menjadi wajah Kota Semarang. Saya harap panjenengan mampu meninggalkan pola kerja lama dan menggantinya dengan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepala BKPP Kota Semarang, Joko Hartono, mengungkapkan bahwa jumlah PPPK yang dilantik merupakan yang terbanyak di Jawa Tengah dan DIY. Menurutnya, sebagian dari mereka telah mengabdi lebih dari tiga dekade sebagai tenaga non-ASN.

“Mulai 1 Mei mendatang, para PPPK akan mulai bertugas sesuai dengan formasi yang dilamar. Ini adalah kali pertama mereka mengenakan seragam Korpri,” kata Joko.

Salah satu peserta pelantikan, Ihdina (27), menyampaikan rasa syukurnya setelah delapan tahun mengabdi sebagai tenaga non-ASN. “Akhirnya hari yang kami tunggu tiba. Semoga kami bisa bekerja lebih baik dan berkontribusi lebih besar untuk kota ini,” tuturnya.*

 

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB