Baca Juga: Wali Kota Dedy Wahyudi Pastikan Keamanan di Bengkulu Jelang Idulfitri 1446 Hiijriyah
Hal ini terjadi kapal motor (km) yang membawa kebutuhan BBM Bengkulu dari Pertamina Palembang ke daerah kesulitan merapat di pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, akibat pelabuhan Pulau Baai mengalami pendangkalan serius.
Dengan demikian, kebutuhan BBM khususnya pertalite untuk di wilayah Bengkulu dipasok dari Lubuklinggau dan Jambi. Akibatnya, pasokan BBM ke setiap SPBU di Kota Bengkulu dan kabupaten lainnya terlambat dari jadwal biasanya.
Hal ini pula menyebabkan, antrean kendaraan roda dua dan empat untuk membeli BBM pertalite di setiap SPBU di Kota Bengkulu mengekor. Sementara untuk bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Bengkulu, hingga kini tidak ada masalah stoknya cukup dan setiap saat membeli di SPBU tersedia dengan baik.
Baca Juga: Pemkot Terus Mempercantik Wajah Kota Bengkulu, Pohon Kropos di Pantai Panjang Dievakuasi
Masyarakat Bengkulu berharap Gubernur Helmi Hasan agar keterbatasan stok pertalite di SPBU saat ini, agar dapat di atasi segera, sehingga masyarakat yang akan membeli BBM jenis pertalite di setiap SPBU tidak harus antrean berjam-jam menunggu pasokan sampai dari Pertamina setempat.
Hal ini sangant menganggu aktivitas masyarakat, karena sebagian waktu dihabiskan menunggu antrean untuk membeli BBM di SPBU dalam Kota Bengkulu.
Sementara itu, Kepala Depo Pertamina Bengkulu, sampai berita ini ditulis belum dapat konfirmasi terkait belakangan ini sulit dapatkan BBM Pertalite setiap saat. Akibat, stok BBM Pertalite di SPBU sering mengalami kekosongan akibat pasokan dari Pertamina kurang lancar.(*)