"Seruan Damai dari Heram: Jaga Persatuan, Tolak Kekerasan, dan Rawat Nyaman Kota Jayapura"

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:23 WIB
Tokoh Masyarakat Adat Heram, Julles R.A. Ongge (Istimewa)
Tokoh Masyarakat Adat Heram, Julles R.A. Ongge (Istimewa)

Jayapura, SUARAPEMBARUAN – Tokoh Masyarakat Adat Heram, Julles R.A. Ongge, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Kota Jayapura.

Imbauan tersebut disampaikan Julles sebagai respons terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga agar kehidupan sosial tetap harmonis serta mendukung keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua.

Julles mengatakan, belakangan ini terdapat berbagai aktivitas penyebaran paham maupun ajakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan keresahan di lingkungan masyarakat adat. Aktivitas tersebut, kata dia, dapat berlangsung secara terbuka maupun melalui pertemuan-pertemuan tertentu.

Menurutnya, masyarakat perlu menyikapi setiap informasi dan ajakan dengan bijak. Apalagi apabila informasi tersebut mengandung unsur provokasi atau hasutan yang berpotensi mengarah pada konflik dan kekerasan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat adat di Heram dan Kota Jayapura, untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan yang dapat memecah persatuan. Mari kita jaga kebersamaan dan selesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin serta mengedepankan musyawarah,” ujar Julles.

Ia menilai, tindakan provokatif dan penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain berpotensi mengganggu keamanan, kondisi tersebut juga dapat merusak hubungan sosial dan kerukunan yang selama ini telah dibangun.

“Jangan sampai perbedaan pandangan membuat kita saling bermusuhan. Kita semua memiliki kepentingan yang sama, yaitu menjaga masyarakat tetap aman, damai, dan bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang,” katanya.

Julles juga mengajak para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran dalam menjaga suasana yang kondusif. Ia berharap para tokoh dapat menjadi penyejuk dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Para tokoh harus menjadi contoh bagi masyarakat. Kalau ada persoalan, mari kita duduk bersama, berkomunikasi, dan mencari solusi yang terbaik. Jangan menggunakan kekerasan karena yang akan menjadi korban adalah masyarakat sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Julles menekankan bahwa keamanan yang terjaga akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus beraktivitas sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di Papua.

“Kita ingin Kota Jayapura tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang. Karena itu, mari kita rawat persatuan, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga Kamtibmas demi masa depan Papua yang lebih baik,” pungkasnya.

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X