Konflik Soal Pemilu Terjadi di Nduga

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Senin, 4 Maret 2024 | 13:08 WIB
Ketegangan antara dua kelompok masyarakat di Kenyam, Nduga, Papua, kembali memanas, Senin (4/3/2024) membuat aparat Kepolsian berjaga-jaga untuk memisahkan dua kelompok yang bertikai (Humas Polda Papua)
Ketegangan antara dua kelompok masyarakat di Kenyam, Nduga, Papua, kembali memanas, Senin (4/3/2024) membuat aparat Kepolsian berjaga-jaga untuk memisahkan dua kelompok yang bertikai (Humas Polda Papua)

NDUGA,suarapembaruan.news– Ketegangan antara dua kelompok masyarakat di Kenyam, Nduga, Papua, kembali memanas pada Senin (4/3/2024), memaksa Kepala Kepolisian Resor Nduga, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K, untuk memimpin penguraian massa dalam aksi saling serang. Bentrokan ini dipicu oleh perselisihan terkait kesepakatan pembagian suara pemilu.

Kapolres mengungkapkan bahwa aksi bentrokan terjadi sekitar pukul 08.00 WIT, mengulangi kejadian serupa pada 15-16 Februari lalu.

"Kami berhasil menghentikan aksi tersebut, namun kami juga prihatin karena beberapa orang mengalami luka-luka dan sedang kami data oleh personel,"ujarnya.

AKBP Paparaga menambahkan bahwa setelah melakukan himbauan kepada kedua kelompok, mereka akhirnya membubarkan diri. Pihak kepolisian juga tengah berupaya mengadakan pertemuan dengan para tokoh masyarakat untuk menenangkan situasi.

"Walaupun aksi sudah dibubarkan, aparat keamanan tetap melakukan pengamanan di seluruh wilayah Nduga serta melakukan patroli dan razia senjata tajam guna mencegah terulangnya insiden serupa," tandasnya.*

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X