Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN- Kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pelajar berusia 17 tahun berinisial AA di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta, mulai terungkap. Kepolisian berhasil menangkap tiga orang terduga pelaku yang sempat melarikan diri ke Cilacap, Jawa Tengah.
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menyampaikan bahwa ketiga pelaku berinisial LA, AF, dan MY ditangkap pada Selasa malam (19/5) dan langsung dibawa ke Mapolresta Yogyakarta pada Rabu (20/5). Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui AF masih berstatus pelajar, sementara LA dan MY merupakan alumni sekolah yang menjadi kakak tingkat. Mereka disebut sebagai anggota geng pelajar Voster, sedangkan korban AA diketahui berasal dari geng Trah Gendeng.
“Memang pelaku berasal dari geng Voster, sementara korban adalah anggota geng Trah Gendeng,” ujar Pandia. Ia menambahkan, polisi masih memburu tiga pelaku lain yang melarikan diri setelah kejadian. Pihaknya mengimbau agar orang tua menyerahkan anak-anak mereka jika terlibat, demi proses hukum yang adil. “Negara kita adalah negara hukum. Setiap perbuatan yang melanggar hukum, apalagi sampai menghilangkan nyawa, akan diproses sesuai aturan,” tegasnya.
Saat ini, penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk siapa yang melakukan pembacokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, serta alasan mereka memilih kabur ke Cilacap. “Yang melakukan pembacokan masih kami telusuri. Nanti akan kami rilis setelah pemeriksaan selesai,” jelas Pandia.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi klitih yang meresahkan masyarakat Yogyakarta. Polisi menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam geng pelajar. “Orang tua harus tahu apakah anaknya ikut geng atau tidak. Jika sudah terlanjur, segera tarik keluar demi keselamatan mereka. Dan bagi yang belum terlibat, jangan sekali-kali ikut-ikutan,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Bedah Buku Wisata Kebugaran ‘Wonderful Indonesia Wellness’ segera digelar di Yogya
Sampah Organik Yogya Wajib Dikelola di Kelurahan mULAI 2026
Ribuan Buruh Yogya Gelar Aksi Damai di Tugu,