Valet Ride Polda Jateng Jadi Solusi Mudik Nyaman, Bocah Pemudik Tertidur Nyenyak di Pos Brebes

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 16 Maret 2026 | 21:27 WIB
Seorang bocah pemudik bersantai sejenak di ruang tunggu Pos Valet Ride Brebes saat menunggu keberangkatan bus mudik gratis yang disediakan Polda Jawa Tengah.
Seorang bocah pemudik bersantai sejenak di ruang tunggu Pos Valet Ride Brebes saat menunggu keberangkatan bus mudik gratis yang disediakan Polda Jawa Tengah.

 

Brebes, SUARA PEMBARUAN – Program mudik gratis Valet Ride yang digelar Polda Jawa Tengah menghadirkan suasana hangat di Pos Pelayanan Brebes. Seorang bocah pemudik tampak tertidur pulas di ruang tunggu saat menanti keberangkatan bus menuju kampung halamannya di Sragen, Senin (16/3/2026).

Bocah berusia delapan tahun itu merupakan anak dari Kino, pemudik asal Jakarta yang memanfaatkan program Valet Ride Mudik Gratis dari kepolisian. Program ini memungkinkan sepeda motor pemudik diangkut menggunakan kendaraan towing, sementara para pemudik melanjutkan perjalanan dengan bus menuju daerah tujuan.

Saat menunggu keberangkatan kloter kedua yang dijadwalkan pukul 14.00 WIB, cuaca siang di Brebes terasa cukup terik. Namun kondisi tersebut tidak begitu dirasakan para pemudik karena ruang tunggu di Pos Pelayanan Valet Ride Brebes disiapkan dengan fasilitas yang nyaman.

Ruang tunggu berpendingin udara yang bersih dan tertata rapi dilengkapi berbagai fasilitas hiburan sehingga para pemudik dapat beristirahat dengan tenang sebelum melanjutkan perjalanan. Dalam suasana tersebut, bocah pemudik itu pun tertidur nyenyak di kursi ruang tunggu.

Momen sederhana tersebut menggambarkan bagaimana fasilitas yang disediakan dalam layanan Valet Ride mampu menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Program Valet Ride sendiri menjadi solusi bagi pemudik sepeda motor yang biasanya harus menempuh perjalanan jauh dengan risiko kelelahan di jalan. Melalui layanan ini, sepeda motor pemudik tetap diangkut menggunakan kendaraan towing, sementara pemiliknya dapat beristirahat selama perjalanan menggunakan bus.

“Motor tetap ikut pulang ke kampung, tapi kami tidak perlu capek naik motor jauh-jauh,” ujar Kino.

Selain transportasi gratis, para pemudik juga mendapatkan sejumlah layanan pendukung seperti makanan ringan selama perjalanan, layanan kesehatan gratis, hingga fasilitas pijat bagi pemudik yang ingin melepas penat sebelum berangkat.

Pos pelayanan ini juga dilengkapi dengan ruang tunggu ber-AC, area bermain anak, fasilitas hiburan seperti PlayStation, serta tempat ibadah yang bersih dan nyaman.

Kapolres Brebes Lilik Ardhiansyah mengatakan layanan Valet Ride merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.

“Melalui layanan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Para pemudik dapat beristirahat dengan tenang selama perjalanan, sementara sepeda motor mereka tetap dapat dibawa hingga ke kampung halaman,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 Artanto menambahkan bahwa program Valet Ride merupakan salah satu bentuk pelayanan humanis Polri dalam mendukung kelancaran serta keselamatan masyarakat selama mudik Lebaran.

“Program Valet Ride ini dihadirkan untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang mudik menggunakan sepeda motor agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Kendaraan mereka tetap sampai di kampung halaman, sementara pemudik dapat beristirahat dengan baik selama perjalanan,” ujarnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X