Setahun MBG Berjalan, ICW Soroti Pengadaan Rp1 Triliun: Dari Seragam hingga Alat Makan Dipertanyakan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 16 Januari 2026 | 22:15 WIB
Foto ilustrasi tumpukan food tray atau ompreng untuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)
Foto ilustrasi tumpukan food tray atau ompreng untuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pada 6 Januari 2025 kini genap berjalan satu tahun.

Program prioritas Kabinet Merah Putih ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.

Namun, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap sejumlah temuan terkait tata kelola dan pengadaan yang dinilai tak berkorelasi langsung dengan peningkatan gizi.

Kepala Divisi Advokasi ICW, Egi Primayogha, menyebut pihaknya menyoroti potensi konflik kepentingan, patronase, dan mekanisme pengadaan.

Salah satu temuan utama adalah pengadaan seragam bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dengan nilai lebih dari Rp400 miliar. Rinciannya meliputi kaos, sepatu, celana, hingga handuk, dengan total sekitar Rp423 miliar.

Selain itu, ICW juga menyoroti pengadaan alat makan dan dapur untuk MBG. Pada 2025, pengadaan alat makan—termasuk sendok dan wadah makan—mencapai Rp583 miliar, dengan sebagian data dicatat secara gelondongan tanpa rincian detail.

ICW mempertanyakan pembagian tanggung jawab pengadaan tersebut, apakah menjadi kewenangan BGN atau SPPG, serta menyoroti potensi pengeluaran ganda.

Karena dana dan proses pengadaan disebut berasal dari BGN, ICW mendesak adanya klarifikasi resmi agar tidak terjadi duplikasi anggaran.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X