Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, dan salah satu elemen penting yang tak terpisahkan dari peringatan ini adalah lambang negara Indonesia: burung Garuda.
Garuda Pancasila digambarkan membawa perisai dengan lima lambang yang melambangkan lima sila Pancasila. Penetapan burung Garuda sebagai simbol negara melalui proses panjang dan pertimbangan yang matang.
Awalnya, ide untuk memiliki lambang negara dibahas dalam sidang Panitia Perancang Undang-Undang Dasar pada 13 Juli 1945. Dalam pertemuan itu, Parada Harahap menjadi salah satu tokoh yang mengusulkan pentingnya simbol negara bagi Indonesia merdeka.
Menindaklanjuti hal tersebut, pada tahun 1947 pemerintah mengadakan sayembara untuk merancang lambang negara. Kemudian, sayembara kedua dilaksanakan pada 10 Januari 1950, setelah dibentuknya Panitia Lencana Negara yang berada di bawah koordinasi Menteri Sultan Hamid II.
Dari berbagai karya yang masuk, desain dari Sultan Hamid II dan Muhammad Yamin menjadi kandidat utama. Namun akhirnya, karya Sultan Hamid II yang dipilih sebagai lambang resmi, dengan beberapa penyempurnaan, termasuk penambahan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika".
Desain akhir Garuda Pancasila disetujui secara resmi pada 8 Februari 1950.
Makna Simbolik Garuda Pancasila
Burung Garuda melambangkan kekuatan dan kebesaran bangsa Indonesia. Perisai di dadanya menjadi simbol pertahanan nasional. Di kedua kakinya, Garuda mencengkeram pita bertuliskan "Bhinneka Tunggal Ika", yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu".
Warna emas pada tubuh Garuda mencerminkan kemegahan dan kejayaan. Selain itu, jumlah bulu pada tubuh Garuda mengandung makna tersendiri: masing-masing sayap memiliki 17 bulu, ekor 8 bulu, pangkal ekor 19 bulu, dan leher 45 bulu—yang merepresentasikan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.
Simbol ini bukan sekadar gambar, tetapi perwujudan nilai-nilai luhur bangsa yang disatukan dalam semangat Pancasila.
Artikel Terkait
Ponpes Pancasila Telah Berkontribusi terhadap Pembangunan Bengkulu
Nana Sudjana Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-nilai Pancasila
Antisipasi Kenakalan Remaja, Mbak Ita Minta Semua Pihak Tanamkan Nilai-nilai Pancasila pada Anak
Pemuda Pancasila Bengkulu Dukung Program Pembangunan di Era Gubernur Rohidin
Kado Terindah Hari Kesaktian Pancasila, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series