Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Pilihan menu sarapan, termasuk minuman yang dikonsumsi di pagi hari, ternyata berperan penting bagi keberhasilan program diet dan pengelolaan berat badan.
Ahli gizi sekaligus anggota Medical Expert Board, Amy Goodson, menjelaskan bahwa asupan bergizi tinggi di pagi hari membantu mengaktifkan metabolisme setelah tubuh beristirahat semalaman.
“Karbohidrat kaya serat dan protein saat sarapan mampu merangsang metabolisme usai puasa malam,” ujarnya, dikutip dari Eat This, Selasa, 19 Agustus 2025.
Fenomena ini dikenal dengan istilah thermic effect of food (TEF), yakni energi yang dipakai tubuh untuk mencerna dan menyerap zat gizi. Menurut Goodson, sarapan tinggi protein terbukti mampu meningkatkan pembakaran lemak sepanjang hari. Sebaliknya, melewatkan sarapan justru memicu rasa lapar berlebih sehingga seseorang lebih rentan mengonsumsi camilan tinggi kalori yang berujung pada penumpukan lemak, terutama di area perut.
Lalu, minuman apa saja yang direkomendasikan untuk membantu memangkas lemak perut? Berikut lima di antaranya:
Teh Hijau
Sudah lama dikenal sebagai minuman menyehatkan, teh hijau mengandung epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat mempercepat metabolisme serta meningkatkan pembakaran lemak, terutama jika diimbangi dengan olahraga. Kandungan kafeinnya juga memberi dorongan ekstra dalam proses oksidasi lemak.
Cuka Apel
Asam asetat dalam cuka apel dipercaya mampu menekan kadar insulin sekaligus mendorong metabolisme. Beberapa penelitian menunjukkan cuka apel dapat membantu mengurangi lemak perut, mengontrol nafsu makan, serta mendukung pencernaan yang lebih sehat.
Kopi Hitam
Selain jadi teman andalan pengusir kantuk, kopi hitam juga dikenal sebagai pemicu metabolisme alami. Kafein di dalamnya menstimulasi tubuh untuk membakar lebih banyak energi serta membantu menguraikan lemak menjadi bahan bakar tubuh.
Teh Jahe
Dengan sifat thermogenic-nya, jahe bisa meningkatkan suhu tubuh sehingga kalori terbakar lebih banyak. Studi dalam Journal of Metabolism menunjukkan konsumsi teh jahe mampu menimbulkan rasa kenyang lebih lama sekaligus meningkatkan efisiensi pembakaran energi.
Protein Shake
Pilihan praktis ini cocok bagi yang memiliki jadwal padat. Kandungan proteinnya tidak hanya membantu rasa kenyang lebih lama, tetapi juga meningkatkan laju metabolisme karena efek TEF. Protein shake, baik dari whey maupun nabati, efektif menjaga massa otot sambil mendukung pembakaran lemak tubuh.
Goodson menegaskan, rutinitas sederhana dengan memilih minuman yang tepat di pagi hari dapat menjadi langkah kunci untuk mendukung metabolisme dan mengurangi lemak di area perut.