SUARA PEMBARUAN - Wali Kota Los Angeles menuai kemarahan dari warganya sendiri di tengah insiden kebakaran yang terjadi.Baca Juga: Pemkot Bengkulu Akan Perluas Lahan Penampungan Sampah TPA Air Sebakul
Pasalnya, Wali Kota Los Angeles, Karen Bass yang berasal dari Partai Demokrat itu diketahui tengah berada di Ghana, Afrika Barat saat kejadian.
Momen kemarahan warga karena ia tak ada di wilayahnya sendiri ketika kobaran api melahap kota kelahirannya.
Ribuan orang meninggalkan kota itu pada hari Selasa, 7 Januari 2025 ketika kebakaran yang tidak terkendali melanda wilayah tersebut.Baca Juga: Tahun 2025, Bengkulu Dapat Alokasi Bantuan Pupuk Subsidi 82.071 Ton
Api yang mendekat dengan cepat menutup beberapa jalan raya utama, memaksa sebagian orang meninggalkan kendaraan mereka.
Kebakaran di Eaton, Palisades, dan Hurst telah menghanguskan lebih dari 4.000 hektar.
Selain itu juga menghancurkan lebih dari 1.100 bangunan dan membuat lebih dari 30.000 penduduk mengungsi.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Apresiasi Semua Pihak Atas Sukses Pelaksanaan Pilkada 2024
Ke Ghana untuk Menghadiri Pelantikan Presiden Ghana
Karen Bass rupanya berada di Ghana sebagai bagian dari delegasi Amerika Serikat.
Ia terbang ke Afrika untuk merayakan pelantikan Presiden Ghana, John Dramani Mahama.
Karen Bass juga bertemu dengan wakil presiden perempuan pertama Ghana, Naana Jane Opoku-Agyemang.
Selama menjabat di Kongres, Wali Kota Karen Bass mengetuai Subkomite Urusan Luar Negeri DPR untuk Afrika, Kesehatan Global, Hak Asasi Manusia Global, dan Organisasi Internasional.Baca Juga: Libur Nataru, Konsumsi BBM Gasoline di Jateng & DIY Alami Kenaikan, Gasoil Turun
Ungkapan Kemarahan Warga
Laman FaceBook resminya banjir komentar dari para netizen.