internasional

JK Bertemu Mahmoud AlAloul Bahas Kelanjutan Rekonsiliasi Al Fatah dan Hamas

Minggu, 4 Agustus 2024 | 21:41 WIB
Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Mahmoud AlAloul, Wakil Ketua Gerakan Al Fatah, Jumat (2/8/2024) malam di Hotel Sheraton, Doha, Qatar,membahas rencana rekonsiliasi Al Fatah dan Hamas. (Ist)

Qatar – Suarapembaruan.news. Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Mahmoud AlAloul, Wakil Ketua Gerakan Al Fatah dan Ketua Delegasi Fatah dalam perundingan damai dengan Hamas di Cina, Jumat (2/8/2024) malam di Hotel Sheraton, Doha, Qatar, membicarakan soal rekonsiliasi Al Fatah dan Hamas.

Pertemuan keduanya usai mengikuti prosesi pemakaman pemimpin Politik Hamas, Ismail Haniyeh. Dalam pertemuan itu, Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 JK menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mediator antara Al Fatah dan Hamas. JK mengungkapkan, syarat untuk mendapatkan dukungan internasional terhadap apa yang diperjuangkan Fatah maupun Hamas adalah kedua organisasi perjuangan kemerdekaan Palestina yang kerap berseteru tersebut harus Bersatu terlebih dahulu.

"Tanpa persatuan kalian berdua, sangat pelik Anda mencapai tujuan. Dukungan dunia internasional susah sepenuhnya Anda peroleh karena Anda tidak kompak. Langkah yang Anda harus lakukan adalah rekonsiliasi internal dulu," kata Jusuf Kalla kepada Mahmoud.

Menanggapi pernyataan JK. Mahmoud AlAloul menyatakan bahwa Fatah selalu siap melakukan rekonsiliasi. Namun, ia menekankan pentingnya memperhatikan waktu.

"Kalau Hamas menuntut dilakukan pembentukan pemerintahan bersama melalui pemilu, itu kan tidak mungkin terjadi karena kita sekarang dilanda perang. Prioritas sekarang bukan pemilu, tapi penghentian kekerasan dan pengakhiran perang," jelasnya.

Sebelumnya, JK juga pernah bertemu dengan Ismail Haniyeh Dalam pertemuan tersebut JK menyampaikan hasil pertemuannya yang dilakukan dengan mendiang Ismail Haniyeh pada 13 Juli 2024, menurut JK pihak Haniyeh menegaskan  tidak memaksakan kelompoknya harus menjadi presiden.

"Yang penting pemerintahan Palestina berlaku adil dan penuh integritas demi kebaikan rakyat Palestina secara keseluruhan," ujar JK mengutip Haniyeh.

Dalam pertemuan tersebut, disimpulkan bahwa akan ada pertemuan lanjutan antara JK dengan Fatah serta Hamas untuk membahas langkah-langkah rekonsiliasi lebih lanjut. (SP.news/MK Said)

 

Terkini