Sehari kemudian, Kementerian Pertahanan RI kembali mengonfirmasi gugurnya dua personel Indonesia lainnya seiring meningkatnya intensitas serangan di kawasan tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi pasukan perdamaian dunia, sekaligus menjadi sorotan serius bagi komunitas internasional untuk memastikan perlindungan maksimal bagi personel yang bertugas di wilayah konflik.