Ketika disinggung soal KPK mencekal 4 nama dan salah satunya diduga nama Mbak Ita untuk tidak berpergian ke luar negeri. Mbak Ita menegaskan bahwa dirinya masih di Semarang dan tidak berpergian kemana-kemana.
"Saya ada di sini saya tidak kemana mana saya ada di sini," tegasnya.
Wali Kota Semarang ini juga kembali memastikan pasca penggeledahan oleh KPK, yakni pelayanan di lingkup Pemkot Semarang tidak terganggu.
"Tapi jangan sampai terkait dengan ini Pemerintah Kota Semarang (tidak) berjalan dengan baik," ucapnya.
Senin kemarin KPK dilaporkan kembali melanjutkan penggeledahan di Rumah Sakit Daerah Wongsonegoro (RSWN) Semarang.
Kabarnya, proyek rumah sakit ini diduga digarap oleh PT Chimarder 777, yang mana perusahaan ini dipegang oleh Martono, yang juga dikabarkan diduga terlibat dalam kasus gratifikasi sejumlah proyek di lingkungan Pemkot Semarang.
Selain RSWN, KPK juga masih melakukan penggeledahan di Dinas Kesehatan Kota Semarang.*
Yahoo Mail: Cari, Atur, Taklukkan