Denpasar, SUARA PEMBARUAN - Sebuah video yang memperlihatkan koper milik rombongan turis dibongkar di area parkir resort di Ubud ramai beredar di media sosial. Rombongan wisatawan asal India tersebut diduga mengambil sejumlah barang milik hotel selama menginap.
Dalam rekaman yang viral, terlihat petugas hotel memeriksa isi koper para tamu saat proses check-out. Sejumlah barang pun dikeluarkan dan diperlihatkan, sembari meminta klarifikasi dari para wisatawan.
Barang-barang yang diduga diambil antara lain handuk mandi, handuk kolam, kimono, pengering rambut, keset, kotak remote televisi, hingga perlengkapan makan.
Peristiwa ini disebut terjadi di Asvara Resort Ubud dan melibatkan sekitar empat orang turis. Kasus tersebut terungkap saat petugas kebersihan menemukan sejumlah perlengkapan kamar tidak lagi berada di tempatnya ketika membersihkan kamar.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke manajemen hotel. Saat para tamu hendak meninggalkan lokasi, pihak resepsionis menahan proses check-out untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Diketahui, rombongan tersebut menginap selama tiga hari dua malam dengan memesan dua kamar, sejak 16 hingga 19 April 2026.
Meski sempat menjadi sorotan publik, kasus ini tidak berlanjut ke ranah hukum. Pihak hotel memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan setelah seluruh barang yang diduga diambil dikembalikan.
Hal ini juga dibenarkan oleh pihak Kepolisian Resor Gianyar. Disebutkan bahwa para turis tidak membantah dan telah menyampaikan permintaan maaf.
Dengan penyelesaian damai tersebut, pihak hotel akhirnya mengizinkan para tamu untuk melanjutkan proses check-out tanpa tindakan hukum lebih lanjut.