Opera Jenaka Romo 3 Segera Hadir, Menanti Aksi Lucu Para Pastor

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 13 September 2024 | 20:51 WIB
Opera Jenaka Romo 1 yang digagas Keuskupan Agung Semarang (KAS) itu digelar perdana di Semarang pada 22 Oktober 2013 (youtube Opera Jenaka Romo 1)
Opera Jenaka Romo 1 yang digagas Keuskupan Agung Semarang (KAS) itu digelar perdana di Semarang pada 22 Oktober 2013 (youtube Opera Jenaka Romo 1)


Sedangkan untuk pentas di Kota Solo dan Semarang, dijadwalkan digelar 28 Oktober 2024 di Hotel Alila Solo, dan 5 November di Hotel PO Mal Paragon Semarang.


“Untuk Solo dan Semarang, kita targetkan masing-masing 2.100 penonton. Itu pun biasanya pasti lebih dari target yang ditentukan,” imbuhnya.

Baca Juga: Pemprov Jateng Gandeng UEA Kembangkan Pelabuhan Tanjung Emas


Dalam acara yang digelar untuk kalangan sendiri itu, Janti mengatakan, panitia menyediakan 5 kategori tiket, yakni Silver Rp100 ribu, Gold Rp250 ribu, Platinum Rp500 ribu, Diamond Rp1 juta, dan Ultima Rp2 juta.


“Seluruh dana hasil penjualan tiket digunakan untuk karya sosial dan kerasulan Keuskupan Agung Semarang,” ujar Janti.

Baca Juga: 6.734 Pelamar Berebut 265 Posisi CPNS Pemprov Jateng


Pada Opera Jenaka Romo 1, kata dia, dananya digunakan untuk mendukung operasional Seminari Tahun Orientasi Rohani (TOR) Sanjaya, Jangli, Semarang.


Untuk dana hasil Opera Jenaka Romo 2, digunakan untuk mendukung operasional 3 seminari, yakni Seminari TOR Sanjaya, Seminari Menengah Mertoyudan dan Seminari Tinggi Kentungan.

“Sedangkan pada Opera Jenaka Romo 3 digunakan untuk mendukung karya-karya sosial dan kerasulan KAS,” tegasnya.

Baca Juga: 6.734 Pelamar Berebut 265 Posisi CPNS Pemprov Jateng


Janti menjelaskan, jika pada Opera Jenaka Romo 1 hanya melibatkan 10 orang romo, dan 15 orang romo pada Operasi Jenaka Romo 2, pada Opera Jenaka Romo 3 akan melibatkan romo lebih banyak, yakni 23 orang romo.


Menurut Janti, sutradara dan skenario Opera Jenaka Romo 1 dan 2 dipegang langsung oleh seniman Djaduk Ferianto, namun pada Opera Jenaka Romo 3, digantikan oleh dirinya.

Baca Juga: Pemda DIY Ajak Tenant Teras Malioboro Perluas Jaringan Bisnis


“Saya banyak belajar dari almarhum mas Djaduk saat pentas 2 sekuel sebelumnya. Jadi, pada pentas kali ini, saya yang pegang langsung skenario dan sutradaranya,” tambahnya.


Mengapa mengambil lakon “Semar Ngarep Pensiun” dalam sekuel 3 ini? Menurut Janti, hal itu terkait adanya keprihatinan minimnya Orang Muda Katolik (OMK) yang terpanggil untuk menjadi imam, khususnya Imam Projo.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

24 Degrees dan Bara Rock yang Kembali Menyala

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:10 WIB
X