Film Animasi Jumbo Ternyata Terinspirasi Kisah Bullying Masa Kecil yang Dialami Sutradara Ryan Adriandhy

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 22 April 2025 | 13:55 WIB
Sutradara film animasi ‘Jumbo’, Ryan Adriandhy (kanan) yang mengaku pernah dibully semasa kecil (kiri). (YouTube.com/TRANS7)
Sutradara film animasi ‘Jumbo’, Ryan Adriandhy (kanan) yang mengaku pernah dibully semasa kecil (kiri). (YouTube.com/TRANS7)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Sutradara film animasi 'Jumbo', Ryan Adriandhy mengungkap kisah masa kecilnya yang pernah dibully.Baca Juga: Terungkap di Persidangan, Lomba Masak Nasi Goreng Khas Mbak Ita, Didanai dari Potongan Insentif ASN

Hal ini menuai perhatian warganet usai viralnya film 'Jumbo' yang kini telah disaksikan oleh sekitar 6 juta penonton per tanggal 22 April 2025.

Ternyata, Ryan menceritakan kisah pilunya semasa kecil itu lewat film animasi 'Jumbo'.Baca Juga: Pemkot Bengkulu Tak Keluarkan Izin Pendirian Gerai Baru bagi Indomaret dan Alfamart

Ryan mengakui hal itu saat menyoroti 'Pesan untuk Ryan di masa kecil' yang sempat viral di medsos.

"Pesan untuk Ryan di masa kecil:

Di setiap dekade semua semakin membaik. 1995 jatuh cinta sama animasi, 2005 dibully di sekolah, 2015 sekolah animasi, 2025 bikin film animasi layar lebar tentang Bullying.Baca Juga: Kartini Masa Kini, Ibu Faizal Bangkit Bersama PNM Mekaar

Semuanya akan baik-baik saja, teruslah maju!" begitu kata Ryan yang ngaku pernah dibully semasa duduk di bangku sekolah.

Ryan bercerta, semasa kecil dirinya mendapatkan ejekan oleh teman sebayanya lantaran telah banyak bulu-bulu halus yang tumbuh di badannya semasa kecil.Baca Juga: Bersama PNM, Rofiah Wujudkan Semangat Kartini Menggerakan Ekonomi Desa

"Soal dibully, aku pernah merasakannya waktu sekolah. Waktu itu masih SD sampai SMP," terang Ryan sebagaimana dikutip dari program televisi FYP Trans 7, pada Selasa, 22 April 2025.

Kala itu, Ryan masih bersekolah di bangku SD dan SMP dan kerap dipanggil 'Pak RT' lantaran telah tumbuh kumis tipis di wajahnya yang masih mungil.

"Jadi dulu aku di keluarga adalah anak pertama yang tumbuh kumis duluan," sebut Ryan.Baca Juga: Pesan Paskah Terakhir Paus Fransiskus Sebelum Meninggal Dunia: Serukan Gencatan Senjata di Gaza

"Terus aku punya bulu-bulu halus di tangan, kaki, area kumis saat masih kecil," sambungnya.

Ryan menyebut dirinya kala itu menjadi objek bully atau perundungan.

"Jadi saat itu jadi objek bully, aku dibilang 'Pak RT' karena sudah punya kumis," ungkapnya.Baca Juga: Bangunan SMPN 31 Satu Atap Kaur Rusak Berat, Wakil Ketua DPRD Prihatin

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

24 Degrees dan Bara Rock yang Kembali Menyala

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:10 WIB
X