Petenis cantik keturunan Tiongkok-Prancis itu pun dibuat kagum, dan memuji Irwan Hidayat.
"Irwan, you're so genius," puji petenis cantik kelahiran 13 Juli 1990 itu.
Dipilihnya Alize Lim menjadi brand ambassador seiring dengan tekad Irwan Hidayat untuk menjadikan tenis menjadi olahraga yang digemari di masyarakat.
Baca Juga: Pemimpin Hamas Bertemu JK di Doha, Rencanakan Misi Kemanusiaan
Tekad itu sudah dibuktikan Irwan yang saat ini tengah membangun tennis stadium bernama Racquet Club di Jl Sisingamangaraja Semarang. Dalam jangka panjang, Irwan juga berancang-ancang mewujudkan mimpinya mendirikan tennis academy di kawasan Klipang Semarang.
"Suara saat nanti, harus lahir seorang jawara Grand Slam dari Indonesia," ungkap Irwan tentang mimpinya memajukan olahraga tenis di Tanah Air.
Baca Juga: Harga Biji Kopi Kering di Bengkulu Tembus Rp 62.000/Kg
Dipilihnya Alize Lim yang berasal dari Prancis, sekaligus untuk membuka peluang seluas-luasnya pasar Sido Muncul, khususnya Tolak Angin dan Kuku Bima ke Uni Eropa.
Sido Muncul terus memperluas pasar ekspornya. Selain ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara, juga merambah ke kawasan Asia, Afrika dan kini ke pasar Eropa.
Baca Juga: Ribuan Pelaku Ekonomi Kreatif Terlibat di Festival Tabut 2024
Dalam rangkaian menjadi brand ambassador Tolak Angin, Alize Lim diundang ke Jakarta untuk mengikuti Tennis Exhibition Tolak Angin di Tenis Center Court, GBK, pada Selasa (10/7).
Dalam eksibisi tersebut, Alize berhadapan dengan petenis asal Indonesia Janice Tjen.
Baca Juga: Pemprov Bengkulu Kembali Mutasi 80 Pejabat Eselon III dan IV
Janice Tjen yang berusia 22 tahun, merupakan petenis Indonesia peringkat 237 dunia. Dia baru saja menyapu bersih gelar juara pada turnamen ITF Woman’s World Tennis Monastir di Tunisia pada 9 Juni 2024 dimana pada turnamen ini Janice Tjen turun di dua nomor yang berbeda yakni Tunggal Putri dan Ganda Putri dan berhasil keluar sebagai juara di kedua nomor tersebut. Ini merupakan gelar di level profesional pertama baginya.
Berbagai gebrakan yang dilakukan Irwan Hidayat yang piawai memilih tokoh publik, seperti intelektual, artis, pembawa acara tv, dan kini atlet, menjadi strategi jitu untuk menjadikan Sido Muncul terus dikenal masyarakat luas dan mendunia. *