Semarang, suarapembaruan.news - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) mengalokasikan pembiayaan rumah subsidi di Jawa Tengah sebanyak 11 ribu unit.
Rumah subsidi tersebut disediakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di Kota dan Kabupaten Semarang, Kendal, Kota Salatiga, Demak, Batang, Kudus, Pati, Jepara, Temanggung, dan Grobogan.
"Kami berterima kasih kepada Tapera atas alokasi rumah bersubsidi di Jateng," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, disela peringatan Hari Perumahan Nasional, di Mal Ciputra Semarang, kemarin.
Baca Juga: Gubernur Bengkulu Buka Kegiatan TMMD ke-121 di Kabupaten Rejang Lebong
Dikatakan dia, Pemprov Jateng juga membuat beragam program dalam rangka penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah maupun yang kurang mampu, diantaranya program Tuku Omah Oleh Omah, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), dan penyediaan rumah bersubsidi.
Sebab, angka kebutuhan kepemilikan rumah atau backlog di Jawa Tengah mencapai 324.855 unit.
Jumlah tersebut cukup tinggi karena rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Baca Juga: Pemprov Bengkulu Kembali Anggarkan Beasiswa Ketua Osis SMA/SMK Rp 1,3 Miliar
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukinan (Disperakim) Jateng, Arief Djatmiko, mengatakan realisasi program Tuku Omah Oleh Omah yang dilaksanakan sejak 2021 hingga pertengahan 2024 mencapai 1.700 unit.
"Karena sifatnya stimulan maka kami berharap kabupaten dan kota di Jateng mereplikasi program ini," katanya.
Selain itu, Pemprov Jateng juga menggencarkan program perbaikan RTLH di 35 kabupaten/kota. Pada tahun 2024 mengerjakan sebanyak 17 ribu unit rumah di berbagai daerah di Jateng.
Baca Juga: Satgas Korsup KPK Apresiasi Tata Kelola Pemerintahan Pemprov Bengkulu Terus Meningkat
"Secara gradual kita terus melakukan perbaikan-perbaikan, bahkan kita kolaborasikan dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, Baznas, CSR, dan volunteer," jelasnya.
Arief mendorong para pengembang turut berkontribusi dalam hal penyediaan kepemilikan rumah. Terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.*
Artikel Terkait
Drainase Perumahan Jatisari Asri BSB Mijen Diperbaiki, Mbak Ita Berharap Tidak Ada Banjir Lagi
Sering Terdampak Banjir, Warga Perumahan Dinar Indah Segera Direlokasi
Tiga Rumah di Perumahan Permata Puri Ambles, Pemkot Semarang: Pengembang Harus Tanggung Jawab
Bank Jateng Diminta Genjot Penyaluran Kredit Perumahan Subsidi
Pemkab Benteng Programkan Bedah Rumah Tidak Layak Huni 50 Unit