LPG 3 Kg Langka di Semarang, Mbak Ita Sidak Agen

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 19 April 2024 | 14:04 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan tinjauan di Agen Gas PT Nawolo Bersaudara di Jalan Majapahit No 561 Semarang, Kamis (18/4/2024).
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan tinjauan di Agen Gas PT Nawolo Bersaudara di Jalan Majapahit No 561 Semarang, Kamis (18/4/2024).

 

"Kalau yang LPG 12 kg ini banyak sekali dan masyarakat mudah mendapatkan. Namun yang 3 kg atau gas melon masih banyak yang kosong," paparnya. 

Baca Juga: Pembangunan Auning Pedagang di Pantai Panjang, Kota Bengkulu Segera Direalisasikan


Tak hanya di Kota Semarang, kelangkaan gas bersubsidi LPG 3 kg bahkan terjadi di kota kabupaten lain. 


"Ini yang menjadi PR (pekerjaan rumah-red). Karena banyak teman-teman bupati/wali kota lain juga banyak datang ke agen-agen akibat kelangkaan di daerah tidak hanya di Semarang," sebutnya. 


Mbak Ita mengaku akan berkomunikasi intensif dengan PT Pertamina mencari solusi agar kelangkaan LPG bisa terselesaikan dengan baik. Sehingga masyarakat tidak lagi mengeluhkan kelangkaan gas maupun kenaikan harga.

Baca Juga: Wagub Rosjonsyah Pastikan Kebutuhan Logistik Korban Banjir Lebong Terpenuhi


Sementara, Hasan penanggung jawab Agen Gas PT Nawolo Bersaudara Majapahit Semarang mengaku jika adanya kelangkaan ini karena dari Pertamina sudah memberi alokasi agen sesuai ketentuannya.


"Kalau kami menyalurkan ke pangkalan pun sudah sesuai yang diberikan Pertamina. Tidak ada dikurangi maupun ditambahkan," ujar Hasan. 

Baca Juga: Gelar Silaturahmi Idul Fitri, Dirut Semen Gresik Mengajak Perkokoh Sinergitas dan Kinerja yang Unggul


Menurut dia, pangkalan telah menyalurkan gas 3 kg ini ke konsumen termasuk usaha mikro dan pengecer.


"Memang pengecer sudah dibatasi alokasinya 20 persen dalam satu kali kiriman. Jadi ya karena memang kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro sedang tinggi, sehingga penggunaannya makin meninggkat. Apalagi setelah kejadian kebanjiran kemarin," kata Hasan. 


Hasan mengaku kebutuhan masyarakat saat Lebaran yang meningkat membuat gas LPG langka dipasaran. 

Baca Juga: Pemkot Semarang Fasilitasi PSIS Kembali Latihan di Stadion Citarum


"Jadi sebetulnya jumlah alokasi secara suplai dan demand ini sesuai kebutuhan. Peningkatan juga bisa karena mungkin kemarin UMKM UMKM yang pulang kampung sekarang sudah mulai berjualan. Itu mungkin menambah kebutuhan," imbuhnya.*

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X