Mbak Ita Pastikan Harga Kebutuhan Pokok di Semarang Jelang Lebaran Aman

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 5 April 2024 | 17:33 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan pantauan harga kebutuhan masyarakat di beberapa pasar modern dan pasar tradisional, Jumat (5/4/2024).
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan pantauan harga kebutuhan masyarakat di beberapa pasar modern dan pasar tradisional, Jumat (5/4/2024).

Semarang, suarapembaruan.news - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan pantauan harga kebutuhan masyarakat di beberapa pasar modern dan pasar tradisional, Jumat (5/4/2024).


“Stok masih terpenuhi. Tapi harga daging naik berkisar antara Rp 10 ribu/kg. Kalau di sini lebih murah dari pasar, karena memang daging beku. Mungkin stok dari rumah pemotongan hewan (RPH) yang fresh,” ujar Mbak Ita.

Baca Juga: Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan eSIM


Mbak Ita melakukan tinjauan di dua lokasi yakni di Pasar Gayamsari dan Lotte Mart. Di dua lokasi itu, ia mengaku jika harga-harga kebutuhan masyarakat untuk perayaan Lebaran masih aman.

 

Untuk beras stok masih tersedia dengan kisaran harga Rp 14.300 untuk beras medium dan Rp 15.500 untuk beras premium. Kemudian telur ayam juga masih tersedia aman, dengab harga berkisar antara Rp 25 ribu sampai Rp 26 ribu/kg.

Baca Juga: Kemenag Mulai Cairkan Rp66 M Insentif Guru PAI Non ASN yang Tidak Dapat THR


Selain daging, ada beberapa komoditas yang harganya masih naik, yakni bawang putih dan bawang merah. Kenaikan ini bisa saja dipicu karena permintaan yang banyak saat Lebaran.

 

“Yang kerap dicari saat Lebaran yaitu bawang merah, bawang putih, dan daging. Untuk cabai relatif turun harganya, karena ada panen raya. Beras juga murah karena import sudah mulai masuk, panen juga sudah mulai sehingga stok banyak. Ini (yang naik-red) cuma bawang merah, bawang putih, sama daging,” terangnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Tonny Harjono Jadi KSAU

Lebih lanjut, dirinya berpesan kepada pedagang-pedagang untuk tidak menjadikan Lebaran sebagai momen untuk menaikkan harga beberapa komoditas pangan. Ia berharap, pedagang bisa menjual dagangannya dengan harga yang sesuai.

Baca Juga: Harga Pangan di Jateng Jelang Lebaran Relatif Stabil

“Kami mengimbau jangan menaikkan, istilahnya mremo. Karena kondisi seperti ini, kami harap bisa menyadari dan memberikan harga sesuai saja,” imbuhnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X