“Sangat efektif untuk membantu ekonomi keluarga dan saya mendapat kabar yang menggembirakan AO-nya pun tulang punggung keluarga di sini yang juga sangat aktif,” ujar Muhaimin.
Bagi masyarakat pesisir seperti Mengare, pendekatan tersebut menjadi penting karena potensi ekonomi sejatinya sudah berada di sekitar mereka. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut diolah menjadi usaha yang produktif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat lebih luas.
Pemberdayaan PNM juga menyentuh aspek pendidikan melalui program Ruang Pintar. Program ini menghadirkan ruang belajar dan pengembangan kapasitas bagi keluarga serta anak-anak nasabah PNM Mekaar yang memiliki keterbatasan akses terhadap pembelajaran tambahan.
Melalui Ruang Pintar, anak-anak mendapatkan pendampingan belajar secara gratis dengan dukungan fasilitas yang memadai. Tujuannya bukan hanya membantu proses belajar, tetapi juga mendorong mereka mengembangkan potensi dan meningkatkan motivasi pendidikan.
Program tersebut memperlihatkan bahwa pemberdayaan tidak berhenti pada peningkatan pendapatan keluarga. Ketika seorang ibu diperkuat melalui usaha, dampaknya dapat menjalar hingga ke generasi berikutnya.
Pendapatan keluarga yang lebih kuat membuka kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh akses pendidikan dan pembelajaran yang lebih baik. Dari sinilah pemberdayaan ekonomi dapat berubah menjadi investasi sosial jangka panjang.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, keberhasilan pemberdayaan tidak semestinya hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang telah disalurkan.
Menurut dia, ukuran yang lebih penting adalah perubahan nyata yang terjadi dalam kehidupan masyarakat setelah mendapatkan pembiayaan dan pendampingan.
“Perubahan itu hadir dalam bentuk yang sederhana namun nyata, usaha yang tumbuh, pendapatan keluarga yang menguat, lapangan kerja yang terbuka, dan anak-anak yang mendapatkan kesempatan belajar lebih baik,” jelas Kindaris.
Cerita dari Watuagung menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Modal memberi kesempatan untuk memulai usaha, pendampingan membantu meningkatkan kapasitas, klasterisasi memperbesar nilai tambah produk, sementara Ruang Pintar memperluas manfaat hingga pendidikan anak.
Di tengah besarnya potensi Pulau Mengare, kombinasi pembiayaan dan pemberdayaan itu menjadi modal penting untuk mengubah usaha ultra mikro menjadi kekuatan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Dari sepiring terasi hingga ruang belajar anak-anak, perubahan di Mengare menunjukkan satu hal: ketika masyarakat memperoleh akses, pendampingan, dan kesempatan yang tepat, usaha kecil pun dapat menjadi awal dari perubahan besar.*