ekonomi-bisnis

Mulai 1 Juli, Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun, Pertamina Pangkas BBM Nonsubsidi

Rabu, 1 Juli 2026 | 16:03 WIB
Pertamina resmi menurunkan harga tiga BBM nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex kini lebih murah.

 

Deskripsi (140 karakter):

Berita:

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Penyesuaian harga ini berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex seiring perkembangan harga minyak mentah dunia dan evaluasi berkala terhadap kondisi ekonomi nasional.

Berdasarkan daftar harga terbaru yang diumumkan Pertamina, penurunan terbesar terjadi pada Pertamina Dex. BBM diesel dengan angka cetane (CN) 53 itu kini dijual Rp21.150 per liter, turun Rp3.650 dari sebelumnya Rp24.800 per liter.

Sementara itu, harga Dexlite dengan CN 51 juga mengalami penurunan sebesar Rp3.300 per liter, dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter.

Untuk Pertamax Turbo dengan Research Octane Number (RON) 98, harganya turun Rp1.450 per liter dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter.

Di sisi lain, harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 belum mengalami perubahan. Keduanya masih mengacu pada penyesuaian yang berlaku sejak 10 Juni 2026, masing-masing sebesar Rp16.250 per liter untuk Pertamax dan Rp17.000 per liter untuk Pertamax Green 95.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti perkembangan harga minyak dunia dengan tetap mengacu pada mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Menurutnya, kebijakan tersebut telah dikoordinasikan bersama pemerintah agar tetap memberikan harga yang kompetitif bagi masyarakat.

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi yang berlaku. Langkah ini juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

Ia menambahkan, selain menjaga daya saing harga, Pertamina juga memastikan kualitas produk tetap sesuai spesifikasi agar konsumen memperoleh performa kendaraan yang optimal sekaligus efisiensi penggunaan bahan bakar.

Penyesuaian harga kali ini tidak berlaku untuk BBM bersubsidi. Harga Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar subsidi masih dijual Rp6.800 per liter.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah memberi sinyal kemungkinan adanya penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada Juli 2026. Saat itu ia meminta masyarakat menunggu keputusan resmi pemerintah.

Bahlil juga mengingatkan bahwa selama harga minyak dunia mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah memilih tidak menaikkan harga BBM nonsubsidi.

Halaman:

Tags

Terkini