Sinyal Kenaikan Pertamax Makin Kuat, Menteri ESDM: Harga Bisa Disesuaikan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 21 April 2026 | 20:13 WIB
Menteri ESDM buka suara soal harga BBM nonsubsidi Pertamax. (YouTube/Kementerian ESDM)
Menteri ESDM buka suara soal harga BBM nonsubsidi Pertamax. (YouTube/Kementerian ESDM)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal terkait potensi perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya jenis Pertamax. Ia menyebut bahwa kemungkinan penyesuaian harga tetap terbuka, mengingat BBM nonsubsidi sangat bergantung pada fluktuasi harga minyak dunia.

Dalam keterangannya usai konferensi pers di Kementerian ESDM pada Senin, 20 April 2026, Bahlil menegaskan bahwa mekanisme harga BBM nonsubsidi memang bersifat dinamis. Jika harga minyak global terus berada di level tinggi, maka penyesuaian harga di dalam negeri berpotensi dilakukan.

Menurutnya, pemerintah hanya memiliki kendali penuh terhadap harga BBM bersubsidi. Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi, penetapan harga mengikuti regulasi yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Di sisi lain, Bahlil juga mengingatkan masyarakat agar tidak beralih dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi hanya karena adanya kenaikan harga. Ia menilai tindakan tersebut dapat merugikan kelompok masyarakat yang memang berhak menerima subsidi dari pemerintah.

Ia menekankan pentingnya kesadaran publik untuk menggunakan BBM sesuai peruntukannya. Selain pengawasan yang diperketat, ia juga menyinggung perlunya tanggung jawab moral masyarakat agar tidak menyalahgunakan distribusi BBM subsidi.

Sebagai gambaran, pemerintah telah menerapkan sistem pengawasan ketat terhadap distribusi BBM di sejumlah negara, termasuk pembatasan volume harian untuk kendaraan tertentu. Namun, kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan kebutuhan sektor logistik seperti angkutan pangan dan distribusi barang penting.

Sementara itu, sejak 18 April 2026, beberapa jenis BBM nonsubsidi telah mengalami kenaikan harga. Di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex yang mengalami lonjakan cukup signifikan.

Sebaliknya, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 masih bertahan tanpa perubahan hingga saat ini. Kondisi ini membuat publik mulai berspekulasi mengenai kemungkinan kenaikan harga dalam waktu dekat, seiring tren harga energi global yang belum stabil.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X