Semarang, SUARA PEMBARUAN – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bersama Tim Penggerak PKK Kota Semarang terus menggencarkan program green movement UCO (Ubah Jelantah Jadi Rupiah). Program ini mengajak masyarakat agar tidak lagi membuang minyak bekas, melainkan mengubahnya menjadi energi terbarukan sekaligus menambah penghasilan keluarga.
General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Aribawa, mengungkapkan hingga kini sudah terkumpul sekitar 1.700 liter minyak jelantah dari warga dengan nilai monetisasi mencapai Rp9,7 juta.
“Awalnya hanya ada satu titik pengumpulan di SPBU Coco Sultan Agung, kini akan kami tambah tiga titik baru di SPBU Kedung Mundu, SPBU Coco Gombel, serta di wilayah Tugu melalui program CSR. Dengan semakin banyak titik, masyarakat akan lebih mudah menyalurkan minyak jelantahnya,” jelasnya.
Aribawa menambahkan, minyak jelantah yang terkumpul nantinya akan diolah menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF), bahan bakar ramah lingkungan untuk pesawat. “Ini adalah wujud kontribusi nyata Pertamina bagi penyediaan energi hijau nasional, sekaligus memberi manfaat ekonomi dari limbah rumah tangga,” ujarnya.
Selain itu, dalam rangka HUT ke-80 RI, Pertamina juga menghadirkan berbagai promo, di antaranya hemat Rp450 untuk pembelian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Series pada 17 Agustus, serta cashback untuk pembelian Bright Gas lewat aplikasi MyPertamina.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Ny. Iswar Aminuddin, menyambut baik program ini. Menurutnya, langkah Pertamina sejalan dengan gerakan PKK yang selama ini telah terbiasa menggerakkan masyarakat memilah sampah.
“Dengan adanya program ini, masalah minyak jelantah jadi lebih mudah diatasi. Jangan dibuang, tapi kumpulkan karena bisa menambah pendapatan keluarga sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” ungkapnya.
Ny Iswar menambahkan, kader PKK di 16 kecamatan akan semakin mudah menyalurkan minyak jelantah berkat dukungan Pertamina. “Program ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami sangat berterima kasih dan berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut,” ujarnya.
Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-80 RI, Pertamina juga menggelar acara aktivasi di SPBU Coco Jl. Sultan Agung, Semarang, yang diawali dengan pembacaan Teks Proklamasi dan pembagian Pertamax gratis 3 liter untuk para pengemudi ojek online (ojol).
Acara tersebut disambut meriah oleh komunitas ojol dari Semarang, Kendal, hingga Batang. Mereka mengaku bangga dan antusias karena merasa dihargai oleh Pertamina.
Boby, driver ojol asal Gringsing, Batang, mengungkapkan dirinya sudah lama setia menggunakan Pertamax. “Tarikan mesin lebih enteng, lebih irit, dan motor jadi lebih awet. Bahkan sejak sebelum jadi ojol, saya sudah pakai Pertamax dan Pertamax Turbo untuk perjalanan jauh,” katanya.
Hal senada disampaikan Dewi Yuliati, driver ojol asal Mangkang, Semarang, yang rela menempuh perjalanan 40 kilometer untuk hadir. “Walau sering berpindah dari Kendal, Batang, hingga Semarang, Pertamax tetap jadi pilihan utama karena lebih nyaman dan aman untuk motor,” ujarnya.
Sementara itu, Setyo Widodo, driver ojol lainnya, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “Walaupun hanya 3 liter, tapi sangat membantu. Dengan tambahan ini, kami bisa narik seharian penuh dan hasilnya bisa sampai Rp150 ribu. Saya sudah dua kali ikut event Pertamina, yang pertama saat peluncuran MyPertamina, dan yang kedua kali ini,” tuturnya.
Artikel Terkait
Perkuat Sinergi Layanan Energi, Manajemen Pertamina Patra Niaga Audiensi dengan Wakapolda Maluku Utara
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Raih 3 Penghargaan CSR di ISRA 2025
Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin Pelopor Pengelolaan Limbah Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
Dirut Pertamina Patra Niaga Cek Terminal LPG
Meriahkan HUT ke-80 Indonesia Pertamina Patra Niaga Sulawesi Siapkan Promo Spesial dan Tukar Poin MyPertamina