Semarang, SUARA PEMBARUAN – Kawasan Kota Lama Semarang kembali menarik perhatian pelaku industri gaya hidup dan kuliner nasional. ISMAYA Group resmi membuka gerai Djournal at Skola Kota Lama, yang menjadi gerai Djournal pertama di Semarang sekaligus gerai ke-35 secara nasional.Baca Juga: Logistik Pedesaan di Indonesia dalam Perspektif Asta Cita
Kehadiran coffee shop lokal ini menjadi bagian dari strategi ekspansi bisnis ISMAYA sekaligus menangkap peluang pertumbuhan ekonomi kreatif dan gaya hidup urban di Kota Semarang. Gerai tersebut berdiri di salah satu bangunan bersejarah di Jalan Merak, hasil kolaborasi antara ISMAYA Group dan mitra lokal, PAVO Group.
Brand Marketing Djournal, Dewa Ari, mengatakan Semarang dipilih karena menunjukkan perkembangan ekonomi dan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis.Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Padat, Polda Jateng Ingatkan Pemudik Jaga Stamina dan Manfaatkan Rest Area
“Semarang menurut kami menjadi salah satu contoh restorasi kota yang berhasil. Kawasan heritage seperti Kota Lama kini berkembang menjadi destinasi modern yang menarik brand-brand nasional untuk hadir,” ujarnya.
Ia menilai perkembangan tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatnya aktivitas komunitas kreatif di kota ini. Menurutnya, kondisi tersebut membuat Semarang memiliki karakter yang tidak jauh berbeda dengan kota besar lain di Indonesia.
“Ini menunjukkan bahwa secara ekonomi Semarang tumbuh, masyarakatnya berkembang, dan ekosistem kreatifnya juga punya peluang besar,” kata Dewa.Baca Juga: Wagub Bengkulu Temui Dirut PTPN I Terkait Hibah Lahan Pembangunan Bandara TNI AU di Seluma
Djournal sendiri telah berdiri sejak 2013 sebagai brand coffee shop lokal yang menghadirkan pengalaman minum kopi berbasis biji Arabika Indonesia. Konsepnya tidak hanya menawarkan minuman, tetapi juga menjadikan kafe sebagai ruang interaksi sosial dan produktivitas masyarakat urban.
Melalui tagline “Make Every Day Exciting”, Djournal ingin menghadirkan pengalaman ruang yang nyaman bagi berbagai aktivitas, mulai dari pertemuan bisnis, bekerja dengan laptop, hingga diskusi komunitas.Baca Juga: Gubernur Helmi Hasan dan Wamenkeu Bahas Pembangunan Infrastruktur dan Penguatan Layanan Kesehatan di Bengkulu
Selain menyajikan menu signature seperti Orange Cold Brew, Kopi Susu Batavia, hingga Sea Salt Creamy Latte, gerai di Kota Lama juga menghadirkan sejumlah menu eksklusif yang tidak tersedia di cabang lain.
Beberapa di antaranya seperti Truffle Scrambled Eggs, Hainan Chicken Porridge, hingga menu dessert bernuansa lokal seperti Enting-Enting Chocolate dan Tape Cheesecake.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Dorong Sosialisasi Program Taspen Perkuat Kesejahteraan ASN
Sementara itu, perwakilan Skola Kota Lama, Arfian T. Susetyo, menjelaskan bahwa bangunan tempat Djournal berdiri merupakan gedung lama yang direvitalisasi untuk mendukung pengembangan kawasan heritage.
Menurutnya, revitalisasi bangunan bersejarah menjadi ruang usaha modern dapat memberikan nilai ekonomi baru tanpa menghilangkan identitas sejarah Kota Lama.Baca Juga: Wali Kota Baubau Gembira, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idul Fitri