ekonomi-bisnis

Awal 2026, Bandara Ahmad Yani Sambut Penumpang Perdana dengan Nuansa Batik

Jumat, 2 Januari 2026 | 07:46 WIB
Penumpang perdana Lion Air rute Banjarmasin–Semarang disambut hangat dengan pengalungan batik dan souvenir sebagai simbol optimisme peningkatan penerbangan di tahun 2026.

 


Semarang, SUARA PEMBARUAN  – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mengawali tahun baru dengan menyambut penumpang pertama yang tiba di Kota Atlas, Kamis (1/1/2026) pagi.Baca Juga: Gubernur Helmi Hasan Serahkan SK Pengangkatan 4.367 PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemprov Bengkulu

Penyambutan dilakukan oleh manajemen Bandara Semarang bersama AirNav Semarang melalui pengalungan kain batik kepada perwakilan penumpang serta pembagian souvenir kepada seluruh 208 penumpang Lion Air JT543 rute Banjarmasin–Semarang yang mendarat pukul 06.43 WIB.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan kegiatan ini menjadi simbol ucapan selamat datang sekaligus bentuk apresiasi kepada pengguna jasa bandara. Ia berharap trafik penerbangan dari dan menuju Semarang terus meningkat sepanjang 2026.Baca Juga: Sambutan Wisatawan Perdana 2026 dengan Tradisi Budaya dan Aksi Hijau Warnai

Sehari sebelumnya, Bandara Ahmad Yani juga menggelar seremoni pelepasan penumpang terakhir tahun 2025. Penumpang Batik Air ID6353 tujuan Jakarta menjadi penerbangan penutup tahun, dengan pesawat berangkat pukul 18.39 WIB membawa 88 penumpang.

Menjelang boarding, manajemen bandara bersama penumpang mengheningkan cipta sebagai wujud empati atas bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.Baca Juga: Juara Dua D'Academy7, Valen Pamekasan Diterima Gubernur dan Wagub Jatim

Sepanjang 2025, Bandara Ahmad Yani mencatat 2.365.513 pergerakan penumpang atau tumbuh 5 persen dibanding 2024. Pergerakan pesawat mencapai 20.425 kali atau naik 11 persen, sementara kargo meningkat signifikan hingga 23.721 ton atau tumbuh 25 persen.

Rute penerbangan terbanyak masih didominasi Jakarta, disusul Banjarmasin, Pangkalanbun, Balikpapan, dan Bali. Sulistyo menilai kehadiran rute-rute baru domestik maupun internasional menegaskan potensi Semarang sebagai destinasi strategis, sekaligus membuka peluang hadirnya lebih banyak maskapai di tahun 2026.Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti di Malam Tahun Baru



Tags

Terkini