ekonomi-bisnis

Pasok 98 Ribu Ton Semen untuk Tol Serang–Panimbang, SIG Perkuat Akses Ekonomi Banten Selatan

Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:39 WIB
Proses pengecoran pilecap atau pondasi untuk penyangga kolom beton yang dibuat dengan produk SIG sebagai pondasi kolom struktur pierhead pada konstruksi jalan Tol Serang - Panimbang.


Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Jalan Tol Serang–Panimbang ditetapkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) prioritas pada tahun 2026 yang memperoleh dukungan penuh dari pemerintah.

Pembangunan infrastruktur ini ditargetkan rampung dan beroperasi secara menyeluruh pada 2027, diharapkan menjadi pendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Banten, terutama di wilayah tengah dan selatan.

Dalam proyek ini, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berperan aktif dengan memasok total 98.000 ton semen hingga September 2025.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa partisipasi perusahaan dalam proyek Tol Serang–Panimbang merupakan bentuk komitmen SIG untuk terus berkontribusi terhadap keberhasilan pembangunan infrastruktur nasional.

Langkah ini juga menjadi wujud dukungan SIG terhadap pemerataan ekonomi hingga ke wilayah pedesaan dan terpencil.

“SIG merasa bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan Tol Serang–Panimbang yang akan memperkuat konektivitas dan mendorong pergerakan ekonomi di Banten. Jalan tol yang melintasi empat kabupaten/kota—yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang—akan membuka akses menuju daerah rural serta meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sehingga menekan biaya logistik,” ujar Vita Mahreyni.

Tol Serang–Panimbang memiliki panjang total 83,67 kilometer dan terbagi menjadi tiga seksi. Seksi 1 (Serang–Rangkasbitung) sepanjang 26,5 km telah beroperasi sejak Desember 2021, sementara Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles) sepanjang 24,17 km dan Seksi 3 (Cileles–Panimbang) sepanjang 33 km kini masih dalam tahap pembangunan.

Kehadiran tol ini diyakini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari kawasan Jabodetabek menuju Banten Tengah dan Selatan, dari sebelumnya 3–4 jam menjadi sekitar 1–2 jam.

Selain itu, tol ini juga akan membuka akses yang lebih cepat menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kecamatan Panimbang, Pandeglang—sebuah kawasan pariwisata strategis yang menyimpan potensi besar, mulai dari keindahan pantai, keanekaragaman hayati, hingga kekayaan budaya lokal.

Aksesibilitas yang meningkat diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, menggerakkan sektor UMKM, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Dalam proyek ini, SIG memasok produk UltraPro, salah satu varian semen unggulan yang terbukti tangguh dan telah digunakan di berbagai proyek besar nasional seperti Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Tol Semarang–Demak, Tol Balikpapan–Samarinda, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, Kereta Cepat Whoosh, dan LRT Jakarta.

Produk UltraPro dikenal memiliki daya tekan awal dan akhir yang tinggi serta kemudahan dalam proses aplikasi, menjadikannya ideal untuk konstruksi besar yang membutuhkan ketahanan struktural optimal.

“SIG juga memiliki berbagai solusi bahan bangunan lain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek infrastruktur di berbagai wilayah. Dengan jaringan operasional yang luas, SIG siap menjadi mitra utama dalam mendukung kemajuan pembangunan nasional,” tutup Vita Mahreyni.*

Tags

Terkini