SIG dan BRI Latih 40 UMK Gresik Tingkatkan Public Speaking untuk Promosi Digital

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 27 September 2025 | 05:38 WIB
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya (kiri) memberikan toolkit kepada peserta pelatihan public speaking di Grand Ballroom Hotel Horison, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada pertengahan September 2025
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya (kiri) memberikan toolkit kepada peserta pelatihan public speaking di Grand Ballroom Hotel Horison, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada pertengahan September 2025

 


Gresik, SUARA PEMBARUAN - Pergeseran tren belanja masyarakat yang kini lebih memilih jalur daring mendorong pelaku usaha untuk semakin kreatif dalam memasarkan produknya.

Menyikapi kebutuhan itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar pelatihan public speaking bagi 40 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Grand Ballroom Hotel Horison, Gresik, Jawa Timur, pertengahan September 2025.

Mengusung tema “Enhancing Self Confidence, Strengthening Competitiveness”, pelatihan ini digelar SIG bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Unit Kembangan Gresik.

Program ini menjadi bagian lanjutan dari inisiatif SIG untuk mendukung UMK dalam meningkatkan omzet penjualan sekaligus memperluas akses pasar. Peserta berasal dari enam kelurahan dan desa di Kecamatan Kebomas, yakni Singosari, Sidomoro, Gending, Sidorukun, Segoromadu, dan Kramat Inggil, termasuk enam UMK binaan bersama BRI melalui Program Pembinaan UMK (PUMK).

Selain pembekalan komunikasi, SIG juga membuka akses pembiayaan melalui kerja sama dengan BRI. Dengan sistem penilaian kelayakan usaha, pembiayaan tersebut diharapkan lebih tepat sasaran serta membantu keberlanjutan bisnis pelaku UMK.

Selama dua hari, peserta mendapatkan materi dasar-dasar public speaking, teknik membuat video promosi, penyusunan profil usaha yang menarik, strategi pemasaran digital dengan optimalisasi e-commerce dan media sosial, hingga praktik business matching untuk melatih komunikasi langsung dengan calon pembeli.

Nurhayati (41), pengurus PKK Desa Kembangan sekaligus produsen keripik pisang “Sujaku”, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru. Selama ini, ia dan kelompoknya hanya mengandalkan pemasaran tradisional seperti mulut ke mulut, arisan, atau grup WhatsApp.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu strategi promosi online dan cara berbicara yang lebih meyakinkan agar produk kami bisa diterima pasar dengan percaya diri,” ujarnya.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan UMK sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah dan menyukseskan visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, UMK merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang tak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“SIG ingin UMK lebih mandiri, adaptif, dan inovatif melalui pendampingan berkelanjutan,” jelasnya.

Senada, Kepala BRI Unit Kembangan Gresik, Rahmaddiansyah Akbar, mengapresiasi langkah SIG. Ia menilai pelatihan ini penting karena langsung menyentuh kebutuhan praktis UMK.

“Selain materi, peserta juga bisa mempraktikkan keterampilan yang berguna untuk memperkuat daya saing. Ke depan, BRI siap terus mendukung pengembangan UMK, terutama di Gresik, agar semakin memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X