ekonomi-bisnis

PGN Tebar Dividen Tinggi, Imbal Hasil Saham Capai 10%

Sabtu, 7 Juni 2025 | 09:50 WIB

 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN. – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dengan kode saham PGAS akan segera membagikan dividen tunai senilai USD 271,5 juta, setara dengan Rp182,08 per saham. Dividen ini berasal dari 80% laba bersih tahun buku 2024.

Dengan harga penutupan saham per 28 Mei 2025 dan kurs tengah Bank Indonesia Rp16.255/USD, dividen tersebut memberikan yield hingga 10%, menjadikan PGAS sebagai salah satu emiten sektor energi dengan imbal hasil tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pembagian dividen tersebut merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 28 Mei 2025. Pembayaran dijadwalkan paling lambat 2 Juli 2025.

Sepanjang 2024, PGN mencatatkan performa solid dengan pendapatan mencapai USD 3,8 miliar, didorong oleh ekspansi bisnis dan efisiensi keuangan. Laba operasional tercatat USD 522,7 juta, sedangkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 339,4 juta.

“Capaian 2024 mencerminkan kekuatan fundamental dan kedisiplinan kami dalam mengelola keuangan. Dividen ini adalah wujud komitmen kami menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham,” kata Fajriyah Usman, Sekretaris Perusahaan PGN, Kamis (5/6/2025).

Selain membagikan dividen, perusahaan juga menyisihkan USD 67,9 juta dari laba bersih untuk mendukung ekspansi usaha dan keberlanjutan operasional. Dari sisi struktur keuangan, PGN mencatat penurunan rasio utang terhadap ekuitas (DER) menjadi 0,30 pada akhir 2024, menunjukkan kondisi keuangan yang semakin sehat. Mayoritas utang juga berbunga tetap, sehingga terlindung dari risiko fluktuasi suku bunga global.

Dalam beberapa tahun terakhir, PGN terus menunjukkan tren peningkatan dalam pembagian dividen, baik dari segi payout ratio, yield, maupun nilai dividen per saham.

Berikut adalah jadwal penting pembagian dividen PGAS:

Cum Date Pasar Reguler & Negosiasi: 11 Juni 2025

Ex Date Pasar Reguler & Negosiasi: 12 Juni 2025

Cum Date Pasar Tunai: 13 Juni 2025

Ex Date Pasar Tunai: 16 Juni 2025

Recording Date: 13 Juni 2025

Halaman:

Tags

Terkini