ekonomi-bisnis

Umroh ke Tanah Suci: Undangan Allah Menghapus Dosa, Mengikis Kemiskinan dan Mengabulkan Doa

Sabtu, 3 Mei 2025 | 08:44 WIB
Jamaah Umroh Mega Wisata . Foto: Dokumen ]

 

 Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah…” (QS. Al-Baqarah: 196)

SUARA PEMBARUAN - Dalam sunyi malam dan panasnya padang pasir, jutaan langkah kaki bergerak menuju satu titik yang sama: Baitullah. Di tanah gersang Mekah yang kini bercahaya itu, hadir jutaan jiwa dari penjuru dunia, menyatu dalam satu harap dan satu cinta: memenuhi panggilan Allah.

Mereka adalah tamu-tamu-Nya. Para musafir iman yang telah menanggalkan segala status, jabatan, dan nama, menjelma menjadi hamba yang hanya berbalut dua helai kain putih: ihram.

Mereka datang bukan untuk berdagang, bukan pula untuk melancong, melainkan untuk menempuh perjalanan rohani yang mulia: Umroh.

Apa Itu Umroh?

Secara bahasa, umroh berarti berkunjung. Dalam istilah syariat, umroh adalah ibadah yang dilaksanakan dengan ihram, tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara Shafa dan Marwah, dan ditutup dengan tahallul (memotong sebagian rambut).

Meskipun tidak wajib seperti haji, umroh adalah ibadah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan), bahkan dianggap wajib oleh sebagian ulama bila seseorang memiliki kemampuan. Ini merupakan pendapat Imam Syafi’i dan Imam Ahmad.

Baca Juga: Ini yang Tak Boleh Dilupakan, Saat Umroh ke Makkah dan Madinah

Dalil Keutamaan Umroh dalam Al-Qur’an

Allah berfirman:“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah…”(QS. Al-Baqarah: 196)

Dalam ayat ini, Allah menyandingkan haji dan umroh — menandakan bahwa keduanya merupakan ibadah agung. Haji memang hanya diwajibkan sekali seumur hidup bagi yang mampu, namun umroh bisa dilakukan berkali-kali sebagai bentuk cinta dan penghambaan.

Firman lain menyebutkan:“…Dan barang siapa mengerjakan suatu kebajikan, niscaya Allah akan melipatgandakan (pahala) kebajikan itu baginya; dan Allah memberi rezeki dari sisi-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki.”
(QS. Al-Baqarah: 261)

Setiap langkah saat umroh, setiap tetesan keringat, bahkan setiap rasa letih yang dirasa — semua bernilai ibadah, penuh berkah dan ganjaran yang tak ternilai.

Halaman:

Tags

Terkini