PNM Gandeng MES Luncurkan Mba Maya, Ribuan Emak-Emak Prasejahtera Didorong Naik Kelas Lewat Ekonomi Syariah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 7 Mei 2026 | 16:51 WIB
peluncuran program Mba Maya yang digagas PNM bersama Masyarakat Ekonomi Syariah untuk memperkuat pemberdayaan usaha emak-emak prasejahtera berbasis ekonomi syariah. (PNM)
peluncuran program Mba Maya yang digagas PNM bersama Masyarakat Ekonomi Syariah untuk memperkuat pemberdayaan usaha emak-emak prasejahtera berbasis ekonomi syariah. (PNM)

 



Jakarta, SUARA PEMBARUAN PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah resmi meluncurkan program Mba Maya (Membina dan Memberdaya) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan, khususnya ibu-ibu prasejahtera di berbagai daerah di Indonesia.Baca Juga: Sekolah Di DIY Aplikasikan Pendidikan Khas Kejogjaan Guna Perkuat Pendidikan Karakter

Program tersebut menjadi bagian dari langkah PNM dalam memperluas akses pemberdayaan berbasis ekonomi syariah bagi para nasabah perempuan agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengatakan, pihaknya terus memperkuat komitmen dalam mendukung perempuan pelaku usaha melalui ekosistem pembiayaan syariah.Baca Juga: Tokoh Adat Distrik Kiwirok Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan di Pegunungan Bintang

Menurutnya, saat ini mayoritas pembiayaan yang disalurkan PNM telah menggunakan prinsip syariah. Selain itu, PNM juga membantu ribuan nasabah memperoleh sertifikasi halal guna meningkatkan daya saing usaha mereka.

“Sebanyak 73 persen pembiayaan PNM telah berbasis syariah. Kami juga sudah memfasilitasi lebih dari 2.300 sertifikasi halal untuk usaha nasabah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi perempuan,” ujarnya dalam kegiatan yang digelar secara hybrid, Rabu (6/5/2026).Baca Juga: Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Lubuk Bingin Baru, Rejang Lebong Capai 61 Persen

Menteri Koperasi RI sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat MES, Ferry Juliantono memberikan apresiasi terhadap langkah PNM yang dinilai berhasil menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat kecil, terutama kaum perempuan prasejahtera.

Ia menyebut program tersebut sejalan dengan visi pemerataan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui pembangunan dari desa dan penguatan ekonomi masyarakat bawah.Baca Juga: Ayub Kobogau Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Tidak Mudah Terprovokasi

Dalam kesempatan itu, Ferry juga menyoroti sistem Command Center milik PNM yang dinilai mampu menyajikan data secara dinamis dan akurat untuk mendukung pengambilan kebijakan. Ia berharap sistem serupa dapat menjadi contoh bagi lembaga lain, termasuk LPDB.

Peluncuran program Mba Maya diikuti lebih dari 30 ribu nasabah PNM secara daring dan luring. Program mengusung tema “Usaha Berkah Dalam Bingkai Ekonomi Syariah” dan difokuskan pada penguatan kapasitas usaha perempuan melalui pelatihan, edukasi, hingga pendampingan usaha berkelanjutan.Baca Juga: Kabur hingga Wonogiri, Kiai Ashari Diciduk Polisi di Rumah Juru Kunci Petilasan

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana serta Pengurus MES Siti Ma'rifah yang juga menjadi narasumber.

Kolaborasi antara PNM dan MES diharapkan mampu memperluas dampak pemberdayaan perempuan sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.*Baca Juga: Banjir Lebong Rendam Ratusan Rumah Warga, Dandim Rejang Lebong Terjunkan 20 Personel

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X