Harga Ayam Potong di Kota Bengkulu Anjlok, Pemilik Warung Nasi Gembira

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Kamis, 24 April 2025 | 18:03 WIB
Sejak sepekan ini harga ayam potong di Kota Bengkulu anjlok dari Rp 28.000 menjadi Rp 18.000-Rp 20.000/kg.(Foto/Ist)
Sejak sepekan ini harga ayam potong di Kota Bengkulu anjlok dari Rp 28.000 menjadi Rp 18.000-Rp 20.000/kg.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Sejak sepekan ini harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu anjlok dari Rp 30.000 kini menjadi Rp 20.000/kg. Anjloknya harga daging ayam poting ini disambut gembira para pemilik rumah makan dan restoran daerah ini.

"Kami senang harga ayam potong anjlok Rp 20.000 dari semula Rp 30.000-Rp 38.000/kg. Harga murah kami bisa membeli dalam jumlah banyak untuk stok beberapa hari kedepan," kata Rayahu (34), pemilik warung nasi di Kota Bengkulu, Kamis (24/4/2025).

Ia mengatakan, sejak harga ayam potong anjlok setiap hari beli 5 kg sampai 7 kg, untuk dibuat stok, karena takut tiba-tiba harga ayam naik lagi. Soalnya, harga ayam potong anjlok biasanya tidak berlangsung lama dan sebentar naik lagi.

Baca Juga: Masyarakat Adat Serawai Banding Putusan Hakim Atas Tuduhan Mencuri di Wilayah Adat

Namun, dia tidak menjelaskan penyebab harga ayam potong di Kota Bengkulu anjlok Rp 20.000/kg. "Yang jelas, sejak sepekan ini haarga ayam potong murah sekali hanya Rp 20.000/kg. Padahal, jelang Idulfitri lalu harganya sempat menyentuh angka Rp 35.000/kg," ujarnya.

Hal senada diungkapkan, Edwar (35), penjual ayam gebrek di Panorama, Bengkulu. Ia merasa senang harga ayam potong anjlok sehingga harga jual ke konsumen tidak naik. Dengan demikian, omset dapat meningkat dari biasanya.

"Saya bersyukur Mas harga ayam potong di Kota Bengkulu anjlok Rp 20.000/kg. Saya berharap harga ini terus berlangsung lama,sehingga udaha ayam geprek kami stabil," ujarnya.

Baca Juga: Borobudur Marathon 2025 Siap Pecahkan Rekor, 10.500 Pelari Bakal Meriahkan Ajang Internasional Ini

Bahkan, harga ayam potong Kamis pagi sempat Rp 18.000/kg, tapi siang harinya naik lagi menjadi Rp 20.000/kg. "Harga ayam potong Rp 20.000/kg saja, sudah syukur dan tidak naik lagi. Jadi, omset kita aman," tambahnya.

Meski harga ayam potong sedang turun, tapi dia tidak menurunkan harga jual ayam goreng. Harga tetap tidak naik, tapi kita berbesar ukuran potonganya. "Jadi, pelanggan ayam gebrek tidak keberatan," tambahnya.

Sejumlah pedagang ayam potong mengakui harga ayam bolier sejak seminggi ini mengalami penurunan tajam dari selama ini Rp 28.000-Rp 30.000 menjadi Rp 20.000/kg. Anjlok harga ini disebabhkan pasokan barang ini ke pasar meningkat tajam dari biasanya.

Baca Juga: Prabowo: Indonesia Siap Bantu Negara Lain dengan Pasokan Beras, Utamakan Kemanusiaan

Sementara permintaan ayam potong dari konsumen tidak ada lonjakan luar biasa, akibatnya harga di pasarun turun tajam hingga Rp 20.000/kg. Namun, anjlok hanga ayam potong di Kota Bengkulu, diperkirakan tidak berlangsung lama.

"Anjloknya harga ayam potong di Kota Bengkulu hanya sebentara saja, tapi pekan depan sudah kembali normal di atas Rp 24.000/kg. Sekarang lagi panen serentak, sehingga pasokan ke pasar melimpah dan harga anjlok seperti kini," ujar Adi, pedagang ayam setempat.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X