Komitmen Dukung Pertumbuhan Industri Nasional, PGN Siapkan Pasokan Gas Bumi ke Kawasan Industri Jatengland

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 18 Maret 2025 | 15:37 WIB
PGN dan PT Jawa Tengah Lahan Andalan menandatangani Nota Kesepahaman penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi untuk tenant di kawasan industri Jatengland, (17/3/2025) di Jakarta.
PGN dan PT Jawa Tengah Lahan Andalan menandatangani Nota Kesepahaman penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi untuk tenant di kawasan industri Jatengland, (17/3/2025) di Jakarta.

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri nasional melalui pemanfaatan gas bumi. Langkah terbaru yang diambil oleh PGN adalah menjajaki penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi di Kawasan Industri Jatengland, Jawa Tengah. Ini merupakan upaya nyata untuk memperluas akses dan pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi yang lebih bersih dan efisien bagi industri.Baca Juga: Soal Nasib CASN 2024 yang Terlanjur Resign dari Pekerjaan Lama, Menpan RB Akui Memang Ada Waktu Menunggu

Pada Senin, 17 Maret, PGN bersama dengan PT Jawa Tengah Lahan Andalan telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi untuk tenant di kawasan industri Jatengland. Nota Kesepahaman ini menjadi landasan bagi kedua belah pihak untuk melakukan koordinasi intensif guna merealisasikan potensi penyaluran gas bumi sesuai dengan kebutuhan industri di kawasan tersebut.Baca Juga: Kembangkan Potensi Desa Lewat KKN Tematik, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa dari 44 Perguruan Tinggi

“Pemerintah menargetkan peningkatan daya saing industri melalui pemanfaatan gas bumi. PGN berkomitmen mendukung target tersebut dengan menyalurkan gas bumi ke Jatengland, yang pada tahap awal akan menggunakan moda beyond pipeline,” ungkap Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini.Baca Juga: IPW Desak Pelaku Penembakan 3 Polisi Segera Ditangkap

Ratih optimistis kerja sama ini dapat berjalan lancar sehingga pemenuhan kebutuhan gas bumi ke Jatengland dapat segera direalisasikan. PGN juga mengupayakan penyediaan pasokan gas yang andal untuk memenuhi kebutuhan industri di kawasan tersebut.Baca Juga: Mudik Aman Dengan Layanan 110, Polda Jateng Siap Patroli Ke Rumah Pemudik

PGN saat ini mengelola infrastruktur gas bumi yang terintegrasi di Jawa Tengah, yang dapat menunjang distribusi gas ke Jatengland. Melalui anak perusahaannya, PGN akan menyalurkan gas bumi dalam bentuk CNG dan LNG dari stasiun terdekat. Selain itu, jaringan infrastruktur pipa juga terhubung dengan Pipa Cisem 1 dan Gresem, yang mengalirkan pasokan gas dari Jawa Timur.Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Siap Amankan Pasokan Energi

Sejalan Kementerian ESDM, adanya integrasi infrastruktur gas bumi, diharapkan pasokan gas bumi ke berbagai sektor industri di Jawa Tengah akan lebih terjamin dan stabil. Integrasi sebagai salah satu langkah dalam mengoptimalkan potensi gas yang berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (Wilayah Kerja/WK Blora), Long Term Plan (LTP) WK Cepu (Lapangan Cendana - Alas Tua) dan WK Tuban (Lapangan Sumber-2).Baca Juga: Wagub Mian Ingatkan Sekolah di Bengkulu Utara Dilarang Lakukan Pungutan

PGN area Semarang melayani lebih dari 17.500 pelanggan yang meliputi rumah tangga, UMKM, komersial, industri dan pembangkit listrik. Pada sektor Kawasan Industri, PGN area semarang melayani KIT Batang dan KI Kendal. Pasca integrasi infrastruktur pipa gas bumi, penyaluran gas bumi di area Jawa Tengah berkisar 60 - 70 BBTUD dengan suplai pasokan dari Jambaran Tiung Biru (JTB) dan Kepodang. Di area Semarang juga memiliki SPBG Kaligawe, SPBG Penggaron, dan SPBG Mangkang untuk menyuplai CNG.Baca Juga: Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1947 Candi Prambanan Ditutup

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan tenant di Jatengland mendapatkan pasokan gas bumi yang stabil. Kami berharap kolaborasi ini dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak dan mendorong pertumbuhan industri,”ujar Andi selaku Direktur PT Jawa Tengah Lahan Andalan.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X