Pastikan Stok Aman, Wagub Sidak ke Pangkalan Gas Elpiji di Kota Bengkulu

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 06:13 WIB
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian melakukan sidak ke pangkalan gas elpiji di Kota Bengkulu untuk memastikan stok gas 3 kg aman dan tepat sasaran, Jumat 14 Maret 2025.(Foto/MC Bengkulu)
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian melakukan sidak ke pangkalan gas elpiji di Kota Bengkulu untuk memastikan stok gas 3 kg aman dan tepat sasaran, Jumat 14 Maret 2025.(Foto/MC Bengkulu)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN- Untuk memastikan penyaluran gas elpiji subsudi 3 kg di Bengkulu tetap sasaran dan tidak mengalami kelangkaan, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pangkalan elpiji di Kota Bengkulu.

Dalam sidak tersebut, Wagub Mian didampingi Kepala Disperindag Bengkulu, Foritha Ramadhani. Sidak ini dilakukan untuk memastikan stok gas elpiji 3 kg di pangkalan dalam keadaan cukuo dan aman selama bulan Ramadan hingga Idulfitri 1446 Hijriyah.

"Saya melakukan kunjungan ke pangkalan gas ini untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap prima dan penyaluran gas berjalan lancar selama Ramadan," ujar Wagub Mian, di Bengkulu, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga: Tiga Menteri Sidak Pasar di Surabaya. Lagi Temukan Kecurangan Takaran Minyakita

Dalam sidak tersebut, Wagub Mian meninjau langsung dua lokasi pangkalan gas elpiji 3 Kilogram, di Jalan Sutoyo, Tanah Patah, dan Jalan S. Parman, Padang Jati, Kota Bengkulu. Stok gas 3 kg di dua pangkalan ini dalam keadaan cukup.

Selama bulan suci Ramadan, katanya persediaan gas elpiji, terutama ukuran 3 kg harus tetap terjaga agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

"Kami meminta agar selama Ramadan stok Elpiji 3 kilogram tetap tersedia, karena ini merupakan kebutuhan utama masyarakat," tutupnya.

Dari pantuan di lapangan pasokan gas elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan di Kota Bengkulu, saat ini dalam keadaan normal dan kebutuhan masyarakat teratasi. Hanya saja harga gas elpiji subsidi dipangkalan sedikit naik dari semula Rp 18.000/tabung kini rata-rata Rp 20.000 tabung.

Baca Juga: Polda Jateng Tindak Tegas Produsen Curang “Minyakita” di Karanganyar, 89.856 Botol Disita

Bahkan, di warung-warung kecil harga gas elpiji subsidi ada yang menjual Rp 25.000/tabung. Namun, meski harganya mahal tetap dibeli masyarakat karena bahan bakar ini penting untuk kebutuhan memasak di rumah.

"Harga gas 3 kg kalau di pangkalan masih normal Rp 19.000-Rp 20.000/tabung, tapi kalau di warung tinggi hingga Rp 25.000/tabung. Tapi, meski mahal kita beli juga Mas karena sangat dibutuhkan untuk memasak di rumah," ujar salah seorang warga di Kota Bengkulu.

Baca Juga: Bareskrim Bongkar Skandal Gas LPG Oplosan di Jabar-Jateng, 5 Tersangka Pelaku Ditangkap, Pelaku Raup Untung Rp10 Miliar

Soalnya, kalau mau membeli di pangkalan lagi kosong karena jadwal pasokan belum sampai. Sementara persedian gas di rumah sudah habis, sehingga terpaksa beli di warung kecil dengan harga mahal hingga Rp 25.000/tabung.

"Yang penting barangnya ada meski mahal tetap dibeli. Takut kita harga ada, tapi stok barangnya tidak ada. Ini repot kemana kita mencari. Bagi saya tidak mempermasalah warung jual Rp 25.000/tabung karena mereka pedagang pasti akan untung," tambahnya.(*)

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X