Prabowo Gandeng Investor Global dan Pengusaha Indonesia untuk Perkuat Danantara

Photo Author
- Senin, 10 Maret 2025 | 07:26 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Keppres Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana dari Badan Pengelola (BP) Investasi Danantara yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, Senin
Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Keppres Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana dari Badan Pengelola (BP) Investasi Danantara yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, Senin

SUARA PEMBARUAN - Presiden Prabowo Subianto mengundang Ray Dalio, investor ternama asal Amerika Serikat, bersama sejumlah pengusaha besar Indonesia dalam diskusi strategis mengenai pengelolaan investasi nasional.Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Rusak

Pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan pada Jumat 7 Maret 2025 ini menyoroti pentingnya masukan dari berbagai pihak untuk memperkuat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa kritik konstruktif dan pengalaman dari para pelaku bisnis sangat dibutuhkan dalam menjalankan Danantara.Baca Juga: Lapor Pak Bupati, Wabah Masyarakat Kaur Sampaikan Aspirasi dan Keluhan ke Bupati-Wabup

“Kami selalu memerlukan nasihat-nasihat kritis dan juga keberanian untuk belajar dari satu sama lain,” ujar Prabowo pada pertemuan tersebut.

Para pengusaha ternama yang hadir dalam pertemuan ini antara lain Chairul Tanjung, James Riady, Tomy Winata, Hashim Djojohadikusumo, serta beberapa tokoh penting di sektor bisnis dan investasi.Baca Juga: Langgar Alih Fungsi Lahan, Eiger Adventure Land Disegel

Tidak hanya itu, pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat pemerintah seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Danantara dirancang sebagai instrumen pengelola investasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing aset negara.Baca Juga: Bupati Bengkulu Tengah Safari Ramadan Perdana di Desa Srikuncoro

“Kita ingin memastikan bahwa aset-aset Indonesia dikelola sebaik mungkin, dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi,” kata Prabowo.

Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah bagaimana Danantara dapat menjalankan strategi investasi yang sejalan dengan kepentingan ekonomi nasional.Baca Juga: PSU Bengkulu Selatan Digelar 29 April, Partai Nasdem Siapkan Tiga Nama Cabup Pengganti Gusnan Mulyadi

Prabowo menekankan bahwa efisiensi dalam pengelolaan aset harus menjadi prioritas agar Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Ray Dalio, sebagai salah satu investor global terkemuka, memberikan wawasannya mengenai bagaimana sebuah badan pengelola investasi dapat bekerja secara optimal.Baca Juga: Dituding Childfree oleh Netizen, Wendy Walters Beri Alasan: Tak Ingin Senasib seperti Dirinya

Ia menyoroti pentingnya tata kelola yang baik serta pemahaman terhadap dinamika pasar global agar investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian negara.

Selain itu, Prabowo juga menggarisbawahi bahwa Danantara merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengkonsolidasikan berbagai aset negara.Baca Juga: Temui Kepala BKN RI, Gunernur Helmi Bahas ASN, PPPK dan THL Pemprov Bengkulu

“BUMN dan usaha-usaha negara harus terus diperbaiki dan ditingkatkan kinerjanya agar mampu bersaing secara global,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X