Pontianak, SUARA PEMBARUAN - Penyanyi dangdut koplo Alesha resmi merilis single terbaru berjudul “Beda” pada 15 Agustus 2026. Lagu ini sudah tersedia di berbagai platform musik digital dan menjadi salah satu karya yang memperlihatkan kedewasaan musikal Alesha dalam mengangkat tema percintaan yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
“Beda” mengisahkan sepasang kekasih yang harus menghadapi kenyataan pahit: cinta mereka tidak bisa bersatu karena perbedaan keyakinan. Tema ini menjadi potret kisah percintaan yang kerap terjadi di masyarakat, di mana rasa cinta yang besar sekalipun tidak selalu cukup untuk menyatukan dua hati. Melalui liriknya, pendengar diajak merasakan dilema emosional ketika harus memilih antara mempertahankan cinta atau menerima kenyataan yang tidak bisa diubah.
Dalam proses kreatifnya, Alesha menggandeng Eron Monskey sebagai arranger. Perpaduan aransemen dangdut koplo dengan cerita emosional membuat “Beda” hadir dengan warna musik yang tetap ringan dan menghibur, namun menyimpan pesan mendalam. Dangdut koplo yang dikenal dengan ritme energik dan nuansa meriah, dalam lagu ini justru dipadukan dengan lirik penuh perasaan sehingga menghasilkan karya yang unik dan berbeda dari kebanyakan lagu bertema cinta.
Lagu “Beda” ditulis oleh Nining Susanti, yang juga menjadi sosok di balik terciptanya cerita dalam lirik. Nining menghadirkan narasi yang sederhana namun kuat, menggambarkan dilema cinta yang terhalang oleh perbedaan. Liriknya menekankan bahwa cinta tidak selalu berakhir bahagia, dan terkadang harus berhadapan dengan kenyataan yang sulit diterima.
Berbeda dari informasi sebelumnya, single ini diproduseri langsung oleh Alesha. Keterlibatannya sebagai produser menunjukkan peran yang semakin aktif dalam perjalanan musiknya. Dengan mengambil kendali penuh atas produksi, Alesha tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai sosok kreatif yang menentukan arah musikal karyanya. Hal ini menjadi langkah penting dalam membangun identitasnya sebagai musisi dangdut koplo yang serius mengembangkan karier.
Selain itu, “Beda” juga memperlihatkan bagaimana dangdut koplo terus berkembang sebagai genre yang mampu menyampaikan berbagai tema kehidupan. Tidak hanya tentang kebahagiaan dan pesta, tetapi juga tentang dilema, perasaan rapuh, dan kenyataan pahit yang dialami banyak orang. Dengan cara ini, Alesha berusaha menjadikan dangdut koplo sebagai medium yang relevan dan dekat dengan pendengar lintas generasi.
Kini, “Beda” sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital. Alesha berharap single terbarunya bisa diterima dengan baik oleh pendengar dan menjadi lagu yang relatable bagi siapa saja yang pernah merasakan cinta yang terhalang oleh sebuah perbedaan. Ia juga menekankan bahwa lagu ini bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan dari realitas yang dialami banyak pasangan di masyarakat.
Dengan durasi sekitar empat menit, “Beda” menghadirkan perjalanan emosional yang padat dan menyentuh. Lagu ini diharapkan mampu memperkuat posisi Alesha di industri musik dangdut koplo sekaligus membuka jalan bagi karya-karya berikutnya yang lebih berani dan penuh eksplorasi. (Rahmat Yusuf)