Cianjur, SUARA PEMBARUAN — Setelah lebih dari dua dekade vakum, Sora Said Band akhirnya kembali ke panggung musik Indonesia. Tepat pada 8 Agustus 2026, grup musik asal Cipanas-Cianjur ini menandai kebangkitannya dengan semangat baru dan karya yang sarat makna. Didirikan pada tahun 2002 oleh tiga sahabat—Frian sebagai vokalis, Dika di posisi gitar, dan Abuy sebagai pemain bass—Sora Said dikenal dengan warna musik alternatif yang kuat dan lirik yang merefleksikan semangat generasi muda masa itu.
Pada awal kemunculannya, Sora Said menjadi salah satu band pelajar yang cukup menonjol di Cianjur. Mereka mewakili sekolahnya dalam berbagai kompetisi band antarsekolah pada periode 2002 hingga 2004. Dalam ajang tersebut, nama Sora Said mulai dikenal luas setelah berhasil meraih Juara III dan kemudian Juara I tingkat kabupaten. Prestasi itu menjadi tonggak penting yang menegaskan potensi mereka di dunia musik lokal. Namun, setelah kelulusan pada tahun 2004, perjalanan band ini terhenti. Ketiga personel memilih menempuh jalan masing-masing—menyibukkan diri dengan pekerjaan, keluarga, dan kehidupan pribadi—hingga komunikasi di antara mereka perlahan terputus.
Waktu berlalu selama 22 tahun tanpa kabar, hingga pada 2026 sebuah momentum reuni mempertemukan kembali Frian, Dika, dan Abuy. Pertemuan yang awalnya hanya berniat bernostalgia berubah menjadi titik balik yang menghidupkan kembali semangat bermusik mereka. Dari obrolan sederhana itu lahirlah keputusan bulat untuk menghidupkan kembali Sora Said dan melanjutkan kisah yang sempat terhenti. Mereka sepakat bahwa musik bukan sekadar kenangan masa muda, melainkan ruang ekspresi yang tak lekang oleh waktu.
Sebagai tanda kebangkitan, Sora Said mempersembahkan single perdana berjudul “Bangkit Bersatu Maju”, sebuah karya ciptaan Dika yang mengusung tema kebangsaan. Lagu ini menjadi simbol semangat baru mereka—mengajak pendengar untuk bersatu, bangkit dari keterpurukan, dan menatap masa depan dengan optimisme. Melalui aransemen yang dinamis dan lirik yang menggugah, Sora Said ingin menyampaikan pesan bahwa persatuan dan semangat maju adalah kekuatan utama bangsa. “Bangkit Bersatu Maju” bukan hanya lagu comeback, tetapi juga refleksi perjalanan hidup para personel yang kembali menemukan makna kebersamaan setelah terpisah begitu lama.
Proses produksi lagu ini dilakukan secara mandiri dengan dukungan komunitas musik lokal di Cipanas. Mereka memilih pendekatan sederhana namun penuh ketulusan, menekankan pada keaslian karakter musik yang dulu membuat Sora Said dikenal. Dalam setiap nada dan bait, terselip kisah perjuangan dan kerinduan akan masa-masa di mana musik menjadi bahasa persahabatan. Lagu ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan menjaga semangat solidaritas.
Single “Bangkit Bersatu Maju” akan dirilis secara resmi di seluruh platform digital pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Video liriknya juga akan tayang di kanal YouTube Satunama Music Entertaint, menandai langkah awal Sora Said dalam perjalanan barunya di industri musik nasional. Dengan kembalinya mereka, Sora Said bukan hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga membawa pesan bahwa semangat berkarya tidak pernah mengenal batas waktu. Setelah 22 tahun menghilang, gema Sora Said kembali terdengar—lebih matang, lebih kuat, dan lebih berjiwa. (Rahmat Yusuf)