Surabaya, suarapembaruan.news - Usia Harapan Hidup (UHH) di Jawa Timur mengalami kenaikan setiap tahunnya. Tahun 2022, UHH laki-laki sebesar 69,81 dan perempuan 73,71. Kemudian Tahun 2023, UHH laki-laki naik menjadi 70,16 dan perempuan sebesar 74,16.
Guna terus meningkatkan kesejahteraan lansia dan UHH Jatim, akan menambah personil yang dikhususkan untuk merawat para lansia, ODGJ serta anak-anak terlantar.
Khusus untuk ini, Pemprov Jatim akan merekrut kembali tenaga honorer untuk merawat para lansia, ODGJ serta anak-anak terlantar lainnya, yang memiliki skill dan kepedulian sosial yang tinggi.
Hal tersebut disampaikan Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, pada puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 tingkat Provinsi Jatim Tahun 2024 di Halaman Dinas Sosial Provinsi Jatim, Rabu (29/05/2024).
Menurut Pj Gubernur, untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan bagi lansia melalui pemanfaatan bantuan sosial berupa uang yang disalurkan secara non tunai kepada total sasaran sebanyak 50.000 penerima manfaat lansia di tahun 2024. Besaran bantuannya yakni Rp.2.000.000,- per tahun.
Selain PKH Plus, Pemprov Jatim melalui Dinas Sosial juga memberikan layanan permakanan kepada lansia yang ada di 7 UPT layanan sosial dengan jumlah 950 orang.
Kegiatan bertema 'Lansia Terawat Indonesia Bermartabat' ini diikuti oleh 400 lansia yang berasal dari 7 UPT pelayanan sosial se-Jatim serta beberapa organisasi peduli lansia dibawah naungan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim. (SPnews/TK)