regional

Perjuangan Oktaviyaningrum Melahirkan Saat Banjir Mengepung

Sabtu, 23 Maret 2024 | 10:27 WIB
Oktaviyaningrum dan bayinya.

Demak, suarapembaruan.news – Minggu 17 Maret 2024, akan selalu dalam kenangan Oktaviyaningrum.

Perempuan warga Kampung Krapyak, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak itu, mengalami kontraksi hebat. Kandungannya sudah pas untuk melahirkan.

Namun, banjir mengepung sekitar tempat tinggalnya. Tanggul sungai di kampungnya jebol karena hujan dengan intensitas tinggi.

Sang suami yang tengah bergotong royong bersama warga mencoba menutup tanggul dengan karung pasir, segera pulang begitu mendengar kabar istrinya akan melahirkan.

Perempuan yang akrab disapa Okta itu pun langsung di bawa ke klinik persalinan. Untuk melintasi banjir yang melanda, ia menumpang perahu karet. Setelah melewati genangan, barulah diantarkan menggunakan mobil

“Pokoknya penuh tantangan, tidak menyangka melahirkan pas tanggul jebol. Waktu perjalanan ke klinik air sudah naik lebih dari 15 centimeter," kata Okta, di lokasi pengungian di Wisma Halim, Jumat (22/3).

Usai melahirkan, Okta dan suaminya mendapati rumahnya telah direndam banjir cukup tinggi.

Mereka pun memboyong jabang bayi dan tiga anaknya yang lain mengungsi di mushola dekat rumah, yang posisinya dianggap lebih aman.

Namun, karena oleh perangkat kampungnya dia disarankan pindah ke pengungsian Wisma Halim.


Di lokasi pengungsian, dia bersama 216 warga yang lain. Kondisinya dinilainya lebih aman dan fasilitasnya memadai. Ada air bersih, makanan sehari-hari, dan tempat ibadah.

Okta pun tak merasa kesulitan memenuhi kebutuhan bayinya. Baju, popok, minyak telon, semua tersedia.

Sebagai ibu yang baru saja melahirkan, Okta dan anaknya juga mendapat perhatian khusus dari petugas. Setiap hari kesehatan mereka berdua dipantau.

"Pelayanan di sini bagus, terpenuhi semua, kebutuhan bayi sama saya juga. Setiap hari dicek kesehatan. Tensi, semua. Kesehatan bayi juga semua dicek," ungkapnya.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana berkesempatan mengecek langsung kamp pengungsian yang ditempati Okta dan suaminya.

Halaman:

Tags

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB