regional

Potensi Wisata, Kawasan Mangrove Pantai Timur Jambi Harus Dilestarikan

Senin, 18 Maret 2024 | 21:49 WIB
Menparekraf Sandiago (kanan) dan Gubernur Jambi Al Haris menanam bibit mangrove di wisata mangrove Pangkalbabu, Kualatungkal, Kabupaten Tanjang Jabung Barat, Jambi.( Foto/Biro Informasi Kemenparekraf)

Menurut Sandiaga Uno, Kelana Nusantara digelar selama Ramadan 1445 Hijriah (H) untuk ajang menyerap aspirasi para pelaku ekonomi kreatif dengan pola bottom up (menyerap aspirasi dari bawah atau masyarakat).

Aspirasi masyarakat tersebut nantinya dijadikan bahan masukan dan evaluasi guna memajukan pariwsata dan ekonomi kreatif di masa mendatang.

"Kelana Nusantara ini kita hadirkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Tadi kita lihat ada potensi yang bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja," ujarnya.

Provinsi Jambi sendiri memiliki potensi ekonomi kreatif yang beraneka ragam. Karena itu ekosistem parekraf di Jambi perlu diperkuat dan dikembangkan guna membuka sekitar 4,4 juta lapangan kerja baru tahun 2024, tambahnya.

Sandiaga Uno meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengajukan uji petik Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif untuk menentukan subsektor yang menjadi unggulan di Jambi. Hal itu penting mengingat pelaku ekraf sebagian besar berasal dari kalangan UMKM.

Mereka menyumbang 97 persen lapangan kerja di Indonesia. "UMKM menciptakan lapangan kerja. Kalau kita memberdayakan UMKM, maka lapangan kerja di Jambi akan terbuka lebar,"ujarnya.

Dikatakan, event – event (kegiatan) wisata dan ekonomi kreatif berkelas nasional dan internasional perlu digelar di Jambi. Hal itu akan menarik minat wisatawan berkunjung ke Jambi.
Peningkatankunjungan wisatawan tersebut tentunya akan mendongkrak penjualan produk-produk ekraf yang akan dijadikan oleh-oleh (cendera mata).

"Jambi memiliki banyak event yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. Ada Festival Candi Muarojambi, Festival Sungai Batanghari, Festival Danau Kerinci dan kegiatan wisata lainnya. Kemenparekraf dan Pemprov Jambi akan menghadirkan berbagai kegiatan wisata di Jambi agar para pelaku ekraf di Jambi bisa meningkatkan potensi usaha mereka,"paparnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya kini sedang mengembangkan potensi ekraf yang ada di sembilan kabupaten dan dua kota. Pengembangan wisata dan ekraf tersebut dimaksudkan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jambi. (SPnews/Rds).

 

 

 

 

Halaman:

Tags

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB