“Kemudian monitoring harga bahan pokok di pasaran. Dan yang pasti kita harus sigap, umpama kurang maka kami koordinasi dengan Pemprov Jateng untuk suplai seperti tadi,” imbuhnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, ada kenaikan inflasi di Jawa Tengah sebesar 0,57 persen. Meski ada kenaikan, angka inflasi di Jawa Tengah masih di bawah target nasional.
Nana menyebut, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah dalam menangani kenaikan inflasi. Pihaknya berharap, semua pihak bisa terlibat dalam penurunan angka inflasi.
“Langkah-langkah yang sudah dilakukan dari pusat bersama daerah adalah menggelontorkan beras Bulog SPHP. Di Jateng sudah berjalan baik, ditambah langkah kita untuk beras cadangan, terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan Bulog ini,’’ tegasnya.
Baca Juga: Pangdam Puji Program Pak Rahman Pemkot Semarang
Pihaknya juga melakukan gerakan pasar murah yang dilakukan sejak Januari sampai Idul Fitri nanti. Gerakan pangan murah yang digelar sudah mencapai 75 kegiatan.
Nana juga telah meminta kepada Polda Jateng melalui Satgas Pangan untuk selalu ikut mengecek harga bahan pangan mengantisipasi adanya potensi aksi penimbunan.*