regional

Kepala Suku Mee Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Papua Tengah

Rabu, 24 Juni 2026 | 18:42 WIB
Yakonias Adii (Istimewa)

Nabire, SUARAPEMBARUAN - Kepala Suku Mee Kabupaten Nabire, Yakonias Adii, mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah, khususnya masyarakat suku Mee, untuk terus menjaga kedamaian, persatuan, dan stabilitas keamanan demi terciptanya kehidupan yang aman serta mendukung kelangsungan pembangunan di wilayah Papua Tengah. Imbauan tersebut disampaikan menyikapi dinamika situasi yang berkembang di sejumlah wilayah yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.  

Dalam keterangannya, Yakonias Adii menegaskan bahwa masyarakat Papua Tengah sangat mendambakan suasana yang damai dan kondusif. Menurutnya, keamanan merupakan kebutuhan utama agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, mulai dari berdagang di pasar, berkebun di ladang, hingga menyekolahkan anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.  

“Saya sebagai Kepala Suku Mee di wilayah Nabire bersama seluruh masyarakat sangat mendambakan kedamaian. Dalam situasi yang aman, mama-mama dapat berjualan dengan tenang di pasar, bapak-bapak dapat berkebun dan bekerja dengan nyaman, serta anak-anak dapat bersekolah untuk mempersiapkan masa depan dan membangun Papua,” ujar Yakonias Adii, Rabu (24/6/2026) malam.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu maupun informasi yang bersifat provokatif yang dapat memecah persatuan dan mengganggu keamanan daerah. Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan sikap bijaksana dalam menyikapi setiap perkembangan situasi serta tetap menjaga kebersamaan demi kepentingan bersama.  

Yakonias Adii juga menyatakan penolakannya terhadap berbagai aksi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu yang berujung pada pembakaran maupun perusakan fasilitas negara dan fasilitas umum.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, melainkan justru merugikan masyarakat sendiri karena menghambat pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta proses pembangunan yang sedang berjalan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ikut terlibat ataupun mendukung tindakan anarkis yang dapat merusak sarana dan prasarana yang dibangun pemerintah untuk kepentingan masyarakat luas, serta mengedepankan dialog dan penyelesaian masalah secara damai demi menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah. 

Lebih lanjut, Yakonias Adii menyampaikan bahwa setiap persoalan yang berkaitan dengan keamanan hendaknya diserahkan kepada aparat yang berwenang untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menilai bahwa kedamaian merupakan modal utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat dan keberlangsungan pembangunan di Papua Tengah.  

“Saya berpendapat bahwa kedamaian itu sangat penting. Jika tidak ada kedamaian, masyarakat tidak dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman. Karena itu, saya akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat Papua Tengah, khususnya suku Mee di mana pun berada, agar tidak terbawa oleh isu-isu provokatif dan bersama-sama menjaga situasi Nabire tetap aman dan kondusif,” tegasnya.  

Melalui imbauan tersebut, Yakonias Adii berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga persatuan, mendukung terciptanya keamanan, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang damai demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

Tags

Terkini