Pemkot Bengkulu Akan Perluas Lahan Penampungan Sampah TPA Air Sebakul

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Jumat, 10 Januari 2025 | 07:10 WIB
Wali Kota Bengkulu terpliih Dedy Wahyudi.(Foto/Dok)
Wali Kota Bengkulu terpliih Dedy Wahyudi.(Foto/Dok)

Bengkulu,SUARAPEMBARUAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, akan memperluas lahan untuk tempat penampungan sampah warga Kota Bengkulu di Tempat Pembuang Akhir (TPA) Air Sebakul, Kecamatan Selebar. Pemkot Bengkulu bebaskan lahan seluas 3 hektare di sekitar TPA Air Sebakul.

"Kita akan memperluas areal TPA Air Sebakul karena lahan yang ada saat ini sudah tidak mampu lagi produksi sampah warga Kota Bengkulu. Kita sudah siapkan lahan seluas 3 hektare," kata Wali Kota Bengkulu terpilih, Dedy Wahyudi di Bengkulu, Kamis (9/1/2024).

Ia mengatakan, lahan tambahan di sekitar TPA Air Sebakul seluas 3 hektare akan dibebaskan Pemkot Bengkulu, sehingga produksi sampah setiap hari di Kota Bengkulu dapat di tampung di TPA tersebut.

Dedy menambahkan, masalah sampah di Kota Bengkulu merupakan salah satu program prioritas pemerintahanya dalam rangka menjadikan Kota Bengkulu bebas sampah dan terbersih di Provinsi Bengkulu.

Untuk itu, dia minta kepala RT, Lurah dan Camat di Kota Bengkulu untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, sehingga kedepan tidak ditemukan lagi tumpakan sampah rumah tangga berserakan di jalan dan tempat tertentu.

Selain itu, Pemkot Bengkulu melalui lurah dan camat akan bertindak tegas kepada warga kota yang tertangkan tangan membuang sampah disembarang tempat. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jerah kepada warga Kota Bengkulu yang tidak mengindahkan imbuan pemerintah.

"Kita tidak main-main kedepan warga yang tertangkap tangan membuang sampah disembarangan akan kita berikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Kedepan Kota Bengkulu harus bersih dan pengelolaan sampah dilakukan dengan baik," ujar Dedy Wahyudi.

Untuk memberikan kesadaran kepada warga Kota Bengkulu agar tidak membuang sampah sembarangan, Pemkot Bengkulu akan melibatkan mahasiswa dan perguruan tinggi di Bengkulu untuk memberikan edukasi ke masyarakat.

"Kita akan melibatkan perguruan tinggi di Bengkulu dalam mengedukasi masyarakat agar timbul kesadaran tidak membuang sampah di sembarang tempat di Kota Bengkulu. Mahasiswa KKN tidak usah jauh-jauh di luar kota, tapi cukup di Kota Bengkulu saja," ujarnya.

Mahasiswa yang KK tersebut, kata Dedy diminta memberikan edukasi untuk menumbukan kesadaran agar tidak membuang sampah disembarang tempat dan sering, dan mengajarkan masyarakat cara memilih sampah kering dan sampah basah.

"Sampah basah bisa diolah menjadi kompos untuk pemupukan tamanan dan sampah kering dijual, sehingga masyarakat tetap dapat uang dan sampah dikelolah dengan baik, sehingga Kota Bengkulu semakin bersih," ujarnya.

Selain sampah, program prioritas segera dilaksanakan Wali Kota Bengkulu-Wakil Wali Bengkulu, Dedy Wahyudi-Roni, yakni lampu jalan dan penataan pasar. "Lampu-lampu jalan yang rusak akan kita hidupkan kembali," ujarnya.

Pasar dan Lampu Jalan

Selain itu, di sejumlah titik di Kota Bengkulu akan dipasang lampu penerangan, sehingga pada malam hari kota ini menjadi terang benderang, maka masyarakat merasa nyaman bila berjalan pada malam hari.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X