Antisipasi Dampak Musim Hujan di Gowa, Bupati Instruksikan Dirikan Posko Terpadu

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Senin, 16 Desember 2024 | 21:18 WIB
Adnan memimpin Rapat Koordinasi bersama para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Senin (16/12) mengantisipasi musim hujan. (Ist)
Adnan memimpin Rapat Koordinasi bersama para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Senin (16/12) mengantisipasi musim hujan. (Ist)

Gowa – SUARA PEMBARUAN - Mengantisipasi dampak intensitas hujan yang tinggi di seluruh wilayah Kabupaten Gowa, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mendirikan Posko Terpadu Bencana hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Buat Posko Terpadu Kabupaten Gowa (Posko Utama) di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran, kemudian di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan, posko dibuat di kantor masing-masing,” kata Adnan saat  memimpin Rapat Koordinasi bersama para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (16/12).

Sebagai penangggungjawab posko kabupaten, Adnan menunjuk 5 SKPD terkait yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Sosial.

“Mulai dari sekarang persiapkan poskonya, hari ini atau besok sudah selesai. Begitupun Posko di kecamatan, desa dan kelurahan. Nanti kita akan turun cek poskonya,” harapnya.

Adnan mengatakan posko ini dibangun untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat terjadi di musim hujan. Apalagi sesuai dengan prediksi BMKG, puncak musim hujan akan terjadi di akhir Desember 2024.

“Tanggal 24 Desember sampai bulan Januari-Februari ini berdasarkan press conference dan update prakiraan cuaca dari BMKG. Di atas tanggal 20 Desember mulai puncak musim hujan. Intensitas hujan mulai menurun awal bulan Maret nanti, tetapi masih dalam musim hujan,” ujarnya.

Bupati Gowa dua periode ini juga meminta agar posko yang didirikan harus dilengkapi dengan peralatan yang dapat digunakan saat bencana. Dirinya juga berharap semua saling berkoordinasi, seperti di tingkat kecamatan, harus saling koordinasi dengan Tripika dan lurah/kepala desa agar rutin melaporkan situasi wilayah masing-masing.

“Saya juga minta Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gowa terus mengirim update-an prakiraan cuaca dari BMKG di grup. Begitupun camat, lurah dan kepala desa terus mengupdate prakiraan cuaca dari BMKG,” tambahnya. (SP.news)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X