Unjuk Rasa Hari Ini, Sekolah-Sekolah Diliburkan, Polda Papua Kerahkan Ratusan Personel di Jayapura

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 08:54 WIB
Rencana aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan 62 tahun New York Agreement hari ini, Kamis (15/8/2024) pagi, pihak Kepolisan melakukan penjagaan di depan Kampus Uncen Abepura (Istimewa)
Rencana aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan 62 tahun New York Agreement hari ini, Kamis (15/8/2024) pagi, pihak Kepolisan melakukan penjagaan di depan Kampus Uncen Abepura (Istimewa)

Jayapura,suarapembaruan.news – Isu yang beredar terkait rencana aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan 62 tahun New York Agreement hari ini, Kamis (15/8/2024) pagi, SMP Paulus Abepura dan SD Gembala Baik  meliburkan ribuan muridnya.  "Anak saya hari ini libur tak masuk sekolah terkait demo hari ini. Tak masuk anak saya diumumkan pihak guru  SMP Paulus melalu whatApp grup kelasnya,"ujarnya. Lebih baik begitu, kata dia, biar para orang tua tenang.

Kepolisian Daerah Papua melalui Bidang Humas menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyatakan bahwa menurut informasi yang diterima, unjuk rasa tersebut terkait dengan peringatan perjanjian bersejarah New York Agreement pada 15 Agustus. Perjanjian tersebut, yang ditandatangani pada tahun 1962, mengatur pemindahan kekuasaan atas Irian Barat dari Belanda kepada Indonesia.

"Polri telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menurunkan sekitar 700 personel, yang terdiri dari 300 personel Polresta Jayapura Kota, 300 personel Polres Jayapura, dan 100 personel dari Polda Papua. Kami juga telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan yang akan menjadi fokus pengamanan," ujar Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.

Beberapa titik yang akan dijaga ketat meliputi Taman Imbi, Dok V atas, Pos Kampung Buton-Skyline, Lingkaran Abepura, Uncen Bawah, pertigaan USTJ, Perumnas, Expo, Genyem, Jalan Sosial Sentani, Mata Jalan Pos 7, Kampung Harapan, Pasar Lama, serta area lain yang dianggap rawan.

Tidak hanya di Jayapura, pengamanan juga akan dilakukan di daerah lain seperti Jayawijaya, Nabire, Dogiyai, dan Deiyai. Kombes Pol. Ignatius Benny menambahkan bahwa Polri juga bekerja sama dengan TNI serta Pemerintah Daerah untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

“Kami menjamin keamanan seluruh warga masyarakat dan menghimbau agar masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Kami ingin masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya.

Dengan adanya langkah-langkah antisipatif ini, aparat keamanan berharap situasi di Papua tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa rasa khawatir.*

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X